[Academy] EB_IC PI 2026
[News] Lomba Artikel Pajak 2026
[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
SIDANG TAHUNAN MPR 2026

Singgung MBG hingga Ekspor Satu Pintu, Ini Pidato Lengkap Ketua MPR 

[DDTCNews] Redaksi
Jumat, 14 Agustus 2026 | 10.30 WIB
Singgung MBG hingga Ekspor Satu Pintu, Ini Pidato Lengkap Ketua MPR 
<p>Ketua MPR Ahmad Muzani dalam Sidang Tahunan MPR 2026, Jumat (14/8/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews – Ketua MPR Ahmad Muzani menyinggung sejumlah program pemerintah dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR 2026, Jumat (14/8/2026).

Beberapa di antaranya mengenai koperasi desa merah putih (kopdes), sekolah rakyat, sekolah unggul Garuda, program makan bergizi gratis (MBG), hingga kebijakan tata kelola ekspor satu pintu. Menurutnya, berbagai program pemerintah perlu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel.

Hal ini termasuk program MBG yang dinilainya sebagai salah satu terobosan untuk mewujudkan generasi emas 2045. "Program tersebut bukan semata-mata pembagian makanan, melainkan bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia Indonesia yang sehat dan kuat," katanya.

Muzani juga menyoroti pengembangan koperasi desa merah putih dan koperasi kelurahan merah putih. Menurutnya, koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi.

Melalui koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional, lanjutnya, petani dapat memperkuat posisi tawar, nelayan memperoleh akses pasar, dan pelaku usaha mikro dapat berkembang.

"Distribusi kebutuhan pokok dapat diperpendek, dan nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat," ujarnya.

Muzani menegaskan koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan semangat untuk maju bersama. Karena itu, keberhasilan koperasi perlu dilihat dari tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif, meningkatnya pendapatan anggota, kuatnya tata kelola, serta bertambahnya kemandirian masyarakat.

Dalam bidang pengelolaan SDA, Muzani mengingatkan bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dia juga menyinggung kebijakan pemerintah mengenai tata kelola ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.

"Kita juga menyaksikan bagaimana pemerintah mengambil kebijakan tentang tata kelola ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, yang jelas memperkuat posisi tawar negara dalam perdagangan global," tuturnya.

Muzani menambahkan pengelolaan sumber daya alam harus berlandaskan pada keadilan, keberlanjutan, dan kelestarian ekologi. Menurutnya, pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh semata-mata diserahkan kepada persaingan bebas yang berpotensi membuat pihak yang kuat semakin perkasa dan pihak yang lemah semakin tersisih.

Berikut pidato lengkap ketua MPR dalam Sidang Tahunan MPR 2026:

Pada hari Senin, 17 Agustus, seluruh bangsa Indonesia akan memperingati hari ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di forum yang terhormat ini, kita bukan sekadar menghadiri sebuah upacara konstitusional. Kita sedang meneguhkan janji kepada Republik kita tercinta.

Janji bahwa kemerdekaan yang kita warisi dari para pendiri bangsa akan terus kita jaga. Janji bahwa perbedaan politik tidak akan memecah belah persaudaraan kebangsaan.

Bangsa ini dibangun oleh tokoh-tokoh hebat yang berintegritas. Mereka bahkan beberapa kali terlibat dalam perdebatan yang keras mengenai dasar negara, mengenai bentuk pemerintahan, tentang wilayah negara, dan tentang hubungan yang harmonis antara agama dan negara.

Negeri ini bukanlah tanda kemenangan satu golongan atas golongan yang lain. Negeri ini hasil kesediaan semua golongan untuk memperjuangkan cita-cita yang lebih besar.

Dari kebesaran jiwa-jiwa yang mulia itulah Republik Indonesia dilahirkan. Republik ini dapat bertahan bukan karena kekayaan yang melimpah, bukan pula karena dukungan internasional yang sejak awal telah tersedia, tetapi karena kekuatan rakyat yang bersatu, karena keyakinan bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang layak diperjuangkan. Persatuanlah yang menyebabkan kemajuan terjadi.

Bila persatuan melemah, energi bangsa ini akan habis untuk saling curiga dan saling meniadakan. Namun, bila persatuan kita kokoh, perbedaan dapat kita ubah menjadi sumber energi dan kemajuan.

Sidang Majelis, Saudara-saudara Sebangsa dan Setanah Air,

Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan titik temu terbesar yang pernah dicapai oleh bangsa kita.

Pancasila lahir bukan dari ruang hampa. Ia tumbuh dari pengalaman sejarah, kebudayaan, agama, dan kearifan yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Ia dirumuskan melalui perdebatan, perenungan, serta kesediaan untuk menemukan jalan yang dapat diterima oleh semua golongan.

Dalam sejarahnya, Pancasila telah berkali-kali mengalami ujian. Bangsa kita pernah menghadapi pergolakan politik, konflik ideologi, ketegangan antarkelompok, krisis ekonomi, kekerasan komunal, ancaman separatisme, terorisme, bahkan pandemi. Namun, setiap kali bangsa ini kembali kepada Pancasila sebagai titik temu, kita mendapatkan energi besar dan jalan untuk bangkit bersama.

Pancasila harus terlihat nyata dalam cara negara melindungi rakyatnya, dalam cara hukum ditegakkan, termasuk dalam upaya memberantas korupsi yang kini telah menjadi prioritas, dalam cara kekayaan nasional dikelola, dan dalam cara kita bersatu di tengah perbedaan. Itulah nilai dan semangat dasar dari Pancasila.

Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air, Sidang Majelis yang berbahagia,

Kita telah memilih jalan demokrasi dalam mengelola aspirasi dan pandangan yang berbeda. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi perbedaan itu hendaknya disampaikan dengan budi dan bahasa yang baik.

Lebih dari satu setengah abad yang lalu, pujangga besar Melayu dari Pulau Penyengat, Raja Ali Haji namanya, menulis dalam Gurindam Dua Belas, "Jika hendak mengenal orang berbangsa, lihat kepada budi dan bahasa."

Demokrasi tidak akan menjadi lebih kuat karena kita semakin keras mencela. Demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai tanggung jawab, jika kemerdekaan berbicara disampaikan dengan argumentasi, dan jika perbedaan tidak dijadikan alasan untuk melakukan penghinaan.

Kini teknologi digital telah memperluas ruang demokrasi. Setiap warga dapat menyampaikan pendapat, memperoleh informasi, dan terlibat dalam perdebatan publik.

Namun, teknologi yang sama juga dapat menyebarkan kebencian, fitnah, manipulasi, dan kabar bohong dalam kecepatan yang belum pernah kita alami sebelumnya.

Kita tidak boleh membiarkan ruang publik dipenuhi dengan bahasa yang merendahkan martabat manusia.

Kita tidak selayaknya membiarkan perbedaan politik merusak persahabatan, memecah belah kekeluargaan, dan menanamkan kebencian di antara sesama anak bangsa. Karena itu, perlu kita membangun budaya politik yang lebih beradab, yang keras dalam gagasan, tetapi santun dalam penyampaian, teguh dalam pendirian, tetapi terbuka dalam musyawarah, berani mengkritik, tetapi tidak menghilangkan penghormatan kepada sesama.

Sidang Majelis, Saudara-saudara Sebangsa dan Setanah Air,

81 tahun setelah kita merdeka, kita patut bersyukur atas kemajuan yang telah dicapai.

Bangsa kita telah membangun infrastruktur, memperluas pendidikan, meningkatkan layanan kesehatan, mengembangkan industri, memperkuat pertanian, memperluas perlindungan sosial, dan mengangkat jutaan warga dari kemiskinan.

Namun, masih ada anak-anak kita yang berangkat sekolah tanpa sarapan, masih ada keluarga yang harus memilih antara membeli makanan atau membayar pengobatan.

Dalam kerangka itulah, kita memandang program makan bergizi gratis (MBG) sebagai terobosan dalam mewujudkan generasi emas 2045. Program tersebut bukan semata-mata pembagian makanan, melainkan bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia Indonesia yang sehat dan kuat.

Adalah mimpi kita semua memiliki anak-anak yang unggul dan bersaing secara kompetitif. Pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang membutuhkan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa tujuan yang baik itu dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, tepat sasaran, dan akuntabel.

Demikian pula dengan koperasi desa merah putih atau koperasi kelurahan merah putih. Konstitusi kita menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

Amanat ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh semata-mata diserahkan kepada persaingan bebas yang membuat pihak kuat semakin perkasa dan pihak lemah semakin tersisih.

Koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi. Melalui koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional, petani dapat memperkuat posisi tawarnya, nelayan dapat memperoleh akses pasar, pelaku usaha mikro dapat berkembang, distribusi kebutuhan pokok dapat diperpendek, dan nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat.

Koperasi bukan sekadar badan usaha, koperasi adalah semangat untuk maju bersama. Karena itu, keberhasilan koperasi diukur dari tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif, meningkatnya pendapatan anggota, kuatnya tata kelola, serta bertambahnya kemandirian masyarakat.

Sidang Majelis, Saudara-saudara Sebangsa dan Setanah Air,

Konstitusi Pasal 31 mengamanatkan bahwa setiap warga berhak mendapatkan pendidikan. Sekolah rakyat hadir sebagai bentuk kesungguhan pemerintah untuk menjamin pendidikan bagi masyarakat, termasuk masyarakat yang kurang mampu.

Demikian juga dengan sekolah unggul Garuda, yang memiliki tugas utama mencetak talenta unggul di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Sementara itu, Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Amanat itulah yang kemudian dijabarkan secara strategis melalui Ketetapan MPR No. IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Pengelolaan sumber daya alam kita harus berlandaskan pada keadilan, keberlanjutan, dan kelestarian ekologi.

Kita juga menyaksikan bagaimana pemerintah mengambil kebijakan tentang tata kelola ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, yang jelas memperkuat posisi tawar negara dalam perdagangan global.

Saudara-saudara sekalian, sebangsa dan setanah air, Sidang Majelis yang berbahagia,

Kedaulatan adalah kemampuan bangsa menentukan jalannya sendiri, menjaga wilayahnya, melindungi rakyatnya, mengelola kekayaannya, serta mengambil sikap berdasarkan kepentingan nasional dan prinsip-prinsip yang diyakininya.

Konstitusi kita memberi arah yang jelas. Indonesia berkewajiban ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Karena itu, politik luar negeri bebas aktif berarti bebas menentukan pendirian berdasarkan kepentingan nasional, tidak berpihak kepada salah satu blok mana pun.

Indonesia harus tetap konsisten menolak perang sebagai cara menyelesaikan perselisihan antarnegara. Dalam bahasa yang sederhana, sering disampaikan oleh Presiden Prabowo, seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.

Serangan terhadap negara yang berdaulat tidak dapat dibenarkan. Kedaulatan wilayah dan kemerdekaan politik setiap bangsa wajib dihormati. Tidak boleh ada negara mana pun yang merasa berhak untuk menentukan nasib bangsa lain.

Karena itu, melalui mimbar yang terhormat ini, kami menyerukan penghentian perang di kawasan Timur Tengah dan di belahan dunia lainnya.

Mengutamakan diplomasi sebagai jalan untuk membicarakan semua perbedaan. Kita tidak boleh kehilangan kata-kata dan kesabaran untuk mencari jalan perdamaian melalui meja perundingan.

Perdamaian adalah keberanian untuk menahan diri, kesediaan mendengar, dan kemampuan menempatkan kehidupan manusia di atas ambisi kekuasaan.

Dunia tidak membutuhkan perang. Dunia membutuhkan keberanian untuk berdamai.

Sidang Majelis, Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Perang juga telah membawa korban bagi pemimpin Iran. Karena itu, dalam forum yang mulia ini, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Rahbar, pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Perkenankan pula kami menyampaikan belasungkawa dan simpati yang setulus-tulusnya atas wafatnya Father Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Sidang Majelis, Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Dalam persoalan Palestina, sikap Indonesia tidak pernah berubah dan tidak pernah bergeser. Dukungan atas perjuangan Palestina bukanlah permusuhan terhadap satu agama atau bangsa.

Dukungan terhadap perjuangan Palestina dan kemerdekaan Palestina berakar pada sejarah perjuangan bangsa dan konstitusi. Bangsa Indonesia mengalami sendiri pahitnya penjajahan. Karena itulah kita tidak dapat berdiam diri ketika bangsa lain masih hidup di bawah pendudukan dan kekerasan.

Kita mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka, berdaulat, dan hidup secara bermartabat di tanah airnya sendiri. Rakyat dan bangsa Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina.

Sidang Majelis, Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Persatuan harus dirawat dari hari ke hari melalui keadilan, keteladanan, dialog, dan rasa saling percaya. Karena itu, menjaga persatuan berarti menjaga keadilan. Kritik tidak boleh digunakan untuk merobek persatuan. Sebaliknya, persatuan juga tidak boleh digunakan untuk meredam perbedaan pendapat.

Dalam falsafah Jawa kita diingatkan untuk selalu ngeluruk tanpa bolo, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bondo, menang tanpa ngasorake. Kemenangan sejati bukanlah kemenangan yang meninggalkan luka pada saudara sebangsa.

Kemenangan sejati adalah kemenangan yang tetap menjaga persaudaraan, yang tidak menghina, tidak merundung, dan tidak mempermalukan mereka yang berbeda pandangan. Pesan inilah yang harus kita jaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, Sidang Majelis yang berbahagia,

Kita tidak boleh membiarkan anak-anak kita hanya duduk menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Mereka harus tampil menjadi penggerak zaman.

Kita harus mendidik mereka bukan sekadar menjadi pintar, tetapi berintegritas. Bukan sekadar bersaing, tetapi tetap menjunjung tinggi gotong royong. Kita harus menguasai teknologi tanpa kehilangan kemanusiaan. Kita harus menguasai ekonomi tanpa mengorbankan lingkungan. Dan kita harus terbuka pada dunia dengan tetap menjaga kedaulatan.

Anak-anak kita harus tumbuh dalam karakter beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Inilah makna kemajuan sejati yang berakar kuat pada Pancasila.

Kemajuan yang tidak hanya memakmurkan kita hari ini, tetapi juga melestarikan bumi untuk anak cucu kita kelak.

Saudara-saudara sekalian, Sidang Majelis yang berbahagia,

Menjelang peringatan kemerdekaan, marilah kita merenungkan kembali makna Sang Saka Merah Putih yang berkibar sebagai lambang pemersatu bangsa. Di bawah naungan Sang Saka Merah Putih, para pahlawan kita meneriakkan kemerdekaan yang semuanya kita rasakan sampai sekarang. Dan hari ini, tetap di bawah Sang Saka Merah Putih, kita merajut masa depan.

Jangan biarkan Sang Saka Merah Putih hanya berkibar di ujung tiang. Hidupkanlah semangatnya dalam keberanian membela kebenaran.

Sidang Majelis, Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Sejarah telah membuktikan, bangsa yang besar bukanlah bangsa yang kebal dari kesulitan, melainkan bangsa yang tidak pernah kehilangan harapan dan selalu memilih jalan untuk bersatu. Oleh karena itu, marilah kita menjadikan momentum kemerdekaan ini untuk meneguhkan tekad kebangsaan kita yang luhur. Marilah kita sekuat tenaga menjaga Republik Indonesia sebagai rumah bersama.

Marilah kita bersama-sama merawat Pancasila sebagai titik temu kita semua dan menjalankan demokrasi dengan semangat kekeluargaan. Kita akan terus membangun ekonomi yang berkeadilan, mempersembahkan seluruh daya upaya demi terwujudnya cita-cita mulia Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Semoga Allah Swt., Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa melindungi seluruh bangsa Indonesia dan menjadikan Indonesia negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Sekali merdeka, tetap merdeka! (dik)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.