Academy_TP FMCG 2026
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
Academy - SPT PPh Badan September 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
AUDITOR NEGARA

BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Danantara dan Seluruh BUMN

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Senin, 21 September 2026 | 16.30 WIB
BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Danantara dan Seluruh BUMN
<p>Ilustrasi.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan keuangan atas laporan keuangan Danantara tahun 2025.

Pemeriksaan mencakup Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Danantara Asset Management (DAM), Danantara Investment Management (DIM), dan seluruh BUMN yang berada di bawah naungan Danantara.

"BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas," ujar Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo, dikutip Senin (21/9/2026).

Pemeriksaan terhadap laporan keuangan Danantara menjadi salah satu pemeriksaan strategis BPK untuk memastikan kewajaran laporan keuangan serta memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dalam struktur BPI Danantara.

Pemeriksaan dilaksanakan sesuai dengan UU 15/2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, UU 15/2006 tentang BPK, serta UU 19/2003 s.t.d.t.d. UU 16/2025 tentang BUMN.

Pemeriksaan tersebut dimulai seiring dengan Danantara yang akhirnya telah menyampaikan laporan keuangan konsolidasi tahun 2025 pada 20 Juli 2026. Adapun pemeriksaan BPK bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan.

Selanjutnya, BPK nantinya akan menilai kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

BPK akan melakukan pemeriksaan menggunakan pendekatan berbasis risiko guna mengidentifikasi kesalahan penyajian material, fraud, abuse, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian intern.

"Kami ingin menggarisbawahi bahwa dalam pemeriksaan berbasis risiko, auditor grup hanya dapat memenuhi tanggung jawabnya untuk mengidentifikasi dan merespons risiko material apabila memperoleh akses yang memadai terhadap data, informasi, dan individu yang relevan. Oleh karena itu, dukungan penuh dari BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen atas aspek ini menjadi sangat penting bagi kelancaran dan kualitas hasil pemeriksaan," ujar Slamet. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.