JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah menyiapkan langkah-langkah untuk memperbaiki pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah telah memetakan permasalahan pada MBG dalam kurun waktu sebulan.
"Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan," katanya, dikutip pada Kamis (16/7/2026).
Zulhas menuturkan langkah-langkah perbaikan atas program MBG akan dikaji dan dirumuskan, lalu akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk diputuskan lebih lanjut.
Menurutnya, permasalahan dalam program MBG di antaranya meliputi penyalahgunaan program serta tidak terbangunnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada titik-titik yang sudah ditetapkan.
"Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya. Dalam 1 bulan kita akan paparkan kepada Bapak Presiden untuk nanti diambil keputusan yang tepat seperti apa seharusnya," ujarnya.
Sebagai informasi, pemerintah telah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pelaksanaan MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN), utamanya sejak pergantian pimpinan BGN pada bulan lalu.
Sejalan dengan dilaksanakannya evaluasi dimaksud, pemerintah memutuskan untuk menghentikan pembangunan SPPG baru serta menyetop penyaluran MBG dan insentif senilai Rp6 juta per hari khusus pada hari libur sekolah.
Dengan berakhirnya masa libur sekolah, kini penyaluran MBG telah dilanjutkan kembali di beberapa titik. (rig)
