KEBIJAKAN PEMERINTAH

DPR Usul APBN 2027 Fokus Perkuat UMKM dan Ekonomi Daerah

Aurora K. M. Simanjuntak
Minggu, 05 Juli 2026 | 09.30 WIB
DPR Usul APBN 2027 Fokus Perkuat UMKM dan Ekonomi Daerah
<p>Ilustrasi. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempraktikkan penerapan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam Pelatihan Literasi Digital Perempuan PandAI di Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Ngawi, Jawa Timur, Selasa (18/11/2025). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU</p>

JAKARTA, DDTCNews - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap APBN 2027 difokuskan untuk memperkuat ekonomi masyarakat, terutama melalui pemberdayaan UMKM.

Anggota Komisi XI DPR Andi Yuliani Paris menilai UMKM merupakan kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dirancang sebesar 5,8% - 6,5% pada 2027. Untuk itu, APBN perlu fokus memperluas akses pembiayaan UMKM dan mendorong pembangunan ekonomi hingga ke desa.

"Kami berharap program pemerintah itu bisa betul-betul mendukung UMKM. Mulai dari technical assistance, bimbingan teknis, inovasi teknologi, marketing sampai permodalan," katanya, dikutip pada Minggu (5/7/2026).

Andi juga meminta pemerintah mengawasi pelaksanaan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar penyaluran pembiayaan kepada UMKM dilaksanakan oleh perbankan secara baik dan sesuai regulasi. Dia berharap akses kredit bagi pelaku UMKM makin terbuka ke depan.

Selanjutnya, dia juga mendorong agar program pembangunan desa menjadi prioritas RAPBN 2027. Dia menilai pembangunan ekonomi di desa dapat dilakukan melalui pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi, dan evaluasi kebijakan transfer dana desa.

Andi juga menegaskan pentingnya evaluasi kebijakan transfer dana desa penting agar penggunaannya lebih terarah. Harapannya, perangkat dan masyarakat desa dapat mengembangkan dana desa untuk program-program pembangunan ekonomi mereka.

"Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) ini tentu perlu dievaluasi, apakah perlu kita hidupkan lagi transfer dana ke desa dengan tujuan yang jelas dan terukur, untuk pengembangan UMKM, kemudian untuk inovasi-inovasi teknologi ke bawah yang bisa dikuasai oleh masyarakat," ujarnya.

Andi berharap RAPBN 2027 dapat menjadi alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata di seluruh Indonesia, tidak hanya di tingkat nasional.

"Tentu dalam pembahasan APBN 2027 kami ingin pertumbuhan ekonomi di seluruh provinsi sampai kabupaten itu sesuai dengan harapan, yaitu di sekitar 5,8%-6,5%. Jadi, seluruh APBN ini diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," tuturnya. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.