HANOI, DDTCNews - Pemerintah Vietnam resmi mendigitalisasi prosedur restitusi PPN (VAT refund) atas barang yang dibeli oleh turis asing.
Modernisasi VAT refund bertujuan meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus memperkuat pengawasan proses restitusi pajak. Ketentuan tersebut berlaku mulai 1 Juli 2026.
"Sebuah sistem telah dikembangkan untuk melayani VAT refund, yang terhubung dengan sistem e-faktur pada otoritas pajak, sehingga mampu memverifikasi faktur dan mencocokkannya dengan pengajuan VAT refund," bunyi pernyataan pemerintah, dikutip pada Kamis (9/7/2026).
Otoritas kepabeanan dan cukai telah memiliki sebuah sistem pengelolaan VAT refund untuk turis asing. Sistem ini mengintegrasikan, menyimpan, dan mempertukarkan data antara otoritas bea cukai, otoritas pajak, perbankan, serta penjual yang berpartisipasi dalam skema VAT refund.
Penjual yang mengikuti program VAT refund wajib memasukkan informasi faktur beserta pengajuan restitusi ke dalam sistem, membubuhkan tanda tangan digital, serta mengirimkan data tersebut kepada otoritas bea cukai. Penjual juga tetap harus mencetak faktur untuk diserahkan kepada turis asing yang menjadi pembeli.
Apabila sistem elektronik mengalami gangguan, penjual diperbolehkan menerbitkan faktur dalam bentuk kertas. Namun, seluruh data transaksi wajib diperbarui ke dalam sistem setelah layanan kembali beroperasi normal.
Selain itu, pelaku usaha diwajibkan mendaftarkan penggunaan e-faktur, menyampaikan laporan setiap 3 bulan mengenai penjualan yang memperoleh fasilitas VAT refund, serta membantu turis asing dalam menyelesaikan prosedur VAT refund.
Di Vietnam, VAT refund akan diberikan kepada turis dengan paspor asing sepanjang total pembelian di satu toko dalam satu hari (termasuk akumulasi beberapa struk di toko yang sama pada hari yang sama) minimal VND2 juta atau sekitar Rp1,37 juta.
Dari sisi pembeli, warga negara asing yang memenuhi persyaratan berhak memperoleh VAT refund atas barang yang dibeli di Vietnam dan dibawa keluar negeri. Pemberian fasilitas pajak ini bertujuan menarik lebih banyak turis asing berkunjung ke Vietnam.
Dilansir english.luatvietnam.vn, pembeli juga memiliki sejumlah kewajiban, antara lain memeriksa kebenaran informasi pada faktur dan dokumen pengajuan VAT refund, menunjukkan paspor, serta dokumen pendukung kepada petugas. Selain itu, pembeli juga perlu menyerahkan faktur dan menunjukkan barang yang dibeli kepada petugas bea cukai paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan pesawat atau kapal untuk keperluan pemeriksaan. (dik)
