Berita
Jum'at, 17 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 17 September 2021 | 07:30 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 17 September 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Review
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (3)
Kamis, 16 September 2021 | 16:49 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 15 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 15 September 2021 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

PPN Jadi Solusi Pemajakan Transaksi Elektronik Paling Efektif

A+
A-
4
A+
A-
4
PPN Jadi Solusi Pemajakan Transaksi Elektronik Paling Efektif

KEMAJUAN teknologi di era digital ini telah menciptakan perubahan yang signifikan terhadap jalannya berbagai kegiatan manusia. Perubahan ini tentu tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga dampak negatif.

Dampak negatif yang disebabkan kemajuan teknologi ini di antaranya terhambatnya pemungutan pajak atas kegiatan perdagangan yang mulai beralih pada metode e-commerce atau kegiatan perdagangan yang berbasis elektronik.

Perubahan ini tentunya menjadi tantangan yang harus dihadapi otoritas pajak dalam memajaki sektor tersebut. Apalagi, transaksi dalam kegiatan perdagangan daring dilakukan secara digital tanpa terikat batas yurisdiksi.

Baca Juga: India Berharap Konsensus Hadirkan Solusi Pemajakan Ekonomi Digital

Guna menjawab tantangan tersebut, buku berjudul eCommerce and The Effects of Technology on Taxation: Could VAT be the eTax Solution? yang ditulis Anne Michèle Bardopoulos ini menawarkan solusi dalam menghadapi perubahan jalannya kegiatan perdagangan.

Secara garis besar, buku ini fokus membahas dampak kemajuan teknologi terhadap beragam sistem dan kegiatan perpajakan di dunia. Isu yang menjadi perhatian khusus dari penulis di bukunya kali ini adalah isu-isu seputar pajak transaksi elektronik (e-Tax).

Penulis menilai penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) merupakan solusi yang paling efektif saat ini dalam memajaki kegiatan perdagangan elektronik, meski mungkin belum dapat memecahkan seluruh persoalan dalam memajaki perdagangan elektronik.

Baca Juga: Sebagian Usulan Kenaikan Pajak Joe Biden Didukung Parlemen

Penulis juga menganalisis penerapan dan keefektifan prinsip-prinsip pajak pendapatan tradisional yang kontradiktif dengan prinsip-prinsip PPN, termasuk meninjau kesesuaian antara perdagangan berbasis elektronik dengan berbagai sistem perpajakan di dunia.

Secara keseluruhan, pembahasan dalam buku ini dibagi dalam delapan bagian utama. Pada bagian pertama, penulis membuka pembahasannya dengan memaparkan sejarah perpajakan serta bagaimana perkembangannya selama proses globalisasi.

Pembahasan dilanjutkan pada penjelasan mengenai perkembangan internet atau teknologi digital serta berbagai aplikasinya. Pada bagian ketiga dan keempat penulis menguraikan definisi dari “residence” dan “source” dalam kaitannya dengan kegiatan perpajakan.

Baca Juga: Lacak Penghasilan Wajib Pajak Kaya, Menkeu Minta Dukungan Kongres

Pada masing-masing bagian tersebut, penulis membahas secara mendalam apa yang sebenarnya dimaksud dengan “residence” dan “source” serta bagaimana pengertiannya dalam konteks kegiatan perdagangan elektronik.

Buku ini juga mengulas perkembangan dan penerapan PPN di berbagai negara yang didukung dengan pendekatan yurisdiksi. Tak lupa, dibahas juga dampak dari kemajuan teknologi pada perpajakan serta bagaimana mekanisme penerapan PPN pada kegiatan perdagangan berbasis elektronik.

Menariknya, buku ini juga menyajikan analisis studi kasus bentuk ekonomi digital seperti Amazon dan Second Life serta beberapa contoh lainnya. Setelah itu, ditarik sebuah kesimpulan atas gagasan dan solusi dalam menjawab tantangan kemajuan teknologi terhadap ranah pajak.

Baca Juga: Berantas Penghindaran Pajak, Otoritas Tak Cuma Buru Pelaku

Ditinjau dari substansinya, buku ini berhasil menyajikan bahasan yang menarik dan terstruktur dengan sangat baik sehingga mudah dimengerti. Terlebih, penulis tak hanya memaparkan teori, tetapi juga menyajikan contoh kasus sehingga pengaplikasiannya lebih mudah dimengerti.

Pada dasarnya, setiap potensi pajak perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah selaku otoritas pajak sehingga dibutuhkan suatu cara untuk dapat menjangkau setiap potensi pajak tersebut, tak terkecuali perdagangan elektronik.

Oleh karena itu, buku ini cocok untuk dijadikan referensi bagi berbagai kalangan mulai dari otoritas pajak, akademisi, hingga masyarakat umum. Tertarik membaca buku ini? Silakan anda baca langsung di DDTC Library. (rig)

Baca Juga: Pikat Ekspatriat Kaya Raya, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Topik : resensi, jurnal, buku, literasi, kebijakan pajak, PPN, e-commerce, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 15 September 2021 | 12:15 WIB
AGENDA PAJAK

Universitas Brawijaya Adakan Seminar Nasional Perpajakan, Tertarik?

Rabu, 15 September 2021 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH

Apa Itu Opsen Pajak?

Rabu, 15 September 2021 | 09:30 WIB
PRESIDENSI G20 INDONESIA

Presidensi G20, Indonesia Berpeluang Tentukan Kebijakan Ekonomi Global

Rabu, 15 September 2021 | 09:00 WIB
KONSESUS PAJAK GLOBAL

ADB: Sistem Pajak yang Adil Jadi Modal Pembangunan Berkelanjutan

berita pilihan

Jum'at, 17 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Amankan Penerimaan Pajak, DJP Awasi Sektor Usaha Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 07:30 WIB
BANTUAN SOSIAL

Coba Cek Rekening! 4,6 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Jum'at, 17 September 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Periode Stimulus Diperpanjang, OJK Terbitkan 2 Aturan Baru

Kamis, 16 September 2021 | 18:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH

Dana Pemda Mengendap di Bank Tembus Rp140 Triliun, Ini Kata Kemendagri

Kamis, 16 September 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Jamin UMKM Bisa Akses Insentif Pajak dan Retribusi

Kamis, 16 September 2021 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Sebagian Usulan Kenaikan Pajak Joe Biden Didukung Parlemen

Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (3)

Ini 5 Kelompok Biaya yang Dapat Insentif Supertax Deduction Vokasi

Kamis, 16 September 2021 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Lacak Penghasilan Wajib Pajak Kaya, Menkeu Minta Dukungan Kongres

Kamis, 16 September 2021 | 16:51 WIB
INGGRIS

Berantas Penghindaran Pajak, Otoritas Tak Cuma Buru Pelaku