KEBIJAKAN PEMERINTAH

Purbaya Minta Belanja K/L dan Pemda Tak Numpuk di Akhir Tahun

Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 31 Januari 2026 | 15.00 WIB
Purbaya Minta Belanja K/L dan Pemda Tak Numpuk di Akhir Tahun
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendorong kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk menggelontorkan anggaran belanja secara merata sepanjang tahun, dari awal hingga akhir 2026.

Purbaya menilai realisasi belanja yang merata sepanjang tahun akan membuat perekonomian lebih stabil. Oleh karena itu, dia mengingatkan jangan sampai kegiatan belanja baru meledak sesaat menjelang akhir tahun.

"Kita ingin semua belanja dari awal tahun sampai akhir tahun jaraknya sama, tidak numpuknya di akhir tahun saja," tegasnya, dikutip pada Sabtu (31/1/2026).

Purbaya menekankan bila belanja baru direalisasikan pada akhir tahun, peran anggaran jadi kurang optimal dalam menggerakkan perekonomian. Sebab, uang beredar terlambat dan aktivitas ekonomi menjadi sangat singkat.

Dengan belanja yang tersebar merata sepanjang tahun, sambungnya, maka dampak ke ekonomi menjadi lebih optimal dan berkelanjutan, seperti memacu konsumsi masyarakat serta membuka lapangan kerja baru.

"Kita enggak ingin belanja pemerintah menumpuk di akhir tahun saja sehingga dampak belanja ekonomi tidak optimal," tegas Purbaya.

Selain itu, pemerintah juga sedang menyusun kebijakan untuk mendongkrak konsumsi dan aktivitas ekonomi pada kuartal I/2026. Salah satunya, paket stimulus ekonomi yang bertepatan menyambut momen Ramadan dan Idulfitri.

Paket insentif yang disiapkan antara lain diskon tiket transportasi darat, laut, dan udara agar harga tiket mudik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat. Tidak hanya itu, pemerintah juga berencana memberikan bantuan pangan seperti beras dan minyak goreng.

Mengingat bulan puasa dan libur Lebaran sudah di depan mata, pemerintah mengeklaim akan merampungkan pembahasan soal insentif dalam waktu dekat dan segera memberlakukannya. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.