Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

PM Jepang Tegaskan Kenaikan Tarif Pajak Tidak dalam Waktu Dekat

A+
A-
0
A+
A-
0
PM Jepang Tegaskan Kenaikan Tarif Pajak Tidak dalam Waktu Dekat

Perdana Menteri Jepang terpilih Fumio Kishida tiba di kantornya di Tokyo setelah menghadiri upacara pelantikan di Istana Kekaisaran, di Tokyo, Jepang, Senin (4/10/2021). ANTARA FOTO/Kyodo/RWA/djo

TOKYO, DDTCNews – Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menegaskan wacana kenaikan tarif pajak atas penghasilan dari capital gain dan dividen tidak akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat ini.

Perdana menteri menjelaskan terdapat kesalahpahaman informasi yang beredar di masyarakat tentang kenaikan tarif PPh capital gain dan dividen. Menurutnya, kenaikan tarif PPh penting untuk dilakukan, tetapi kebijakan tersebut tidak akan segera dilakukan.

"Banyak perhatian telah difokuskan hanya pada masalah (perpajakan) dan ada salah persepsi yang meluas bahwa kami akan segera melakukannya," kata Kishida dikutip dari english.kyodonews.net, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP, Dirjen Pajak Sebut 4 PP Baru Segera Dirilis

Tinjauan ulang pajak atas keuntungan modal dan dividen merupakan pilar utama kebijakan Kishida untuk mendistribusikan kembali kekayaan dan memperbaiki kesenjangan pendapatan. Tarif pajak flat saat ini dinilai menguntungkan orang kaya.

Namun, Kishida menjelaskan pemerintah saat ini memiliki agenda penting untuk memprioritaskan penyusunan startegi pertumbuhan ekonomi negara. Untuk itu, banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum mengubah tarif pajak tersebut.

Hal-hal penting lain yang sedang dipertimbangkan oleh Kishida justru memberikan keringanan pajak. Lebih lanjut, ia menerangkan pemerintah akan mempromosikan keringanan pajak bagi perusahaan yang menaikkan upah bagi karyawan.

Baca Juga: Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Pemerintah juga akan menyusun paket ekonomi senilai puluhan triliun yen dalam menanggulangi dampak Covid-19. Paket bantuan ini juga sekaligus dapat menolong ekonomi yang menyurut akibat pembatasan mobilitas yang berkepanjangan.

Sementara itu, partai koalisi mengusulkan adanya pemberian uang tunai JPY100.000 atau sekitar Rp12,61 juta untuk anak berusia di bawah 18 tahun. Rencana tersebut merupakan bagian dari upaya partai untuk membantu rumah tangga yang terdampak pandemi. (vallen/rig)

Baca Juga: APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani
Topik : jepang, perdana menteri, Fumio Kishida, capital gain, dividen, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Mei 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Anti Pusing! Akses Kanal Rekap Aturan Perpajakan ID di Sini

Senin, 23 Mei 2022 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Integrasi NPWP dan NIK, DJP: Perkuat Penegakan Kepatuhan Perpajakan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir