Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kemenkeu Usulkan Pagu Indikatif 2022 Rp43 Triliun, Ini Perinciannya

A+
A-
0
A+
A-
0
Kemenkeu Usulkan Pagu Indikatif 2022 Rp43 Triliun, Ini Perinciannya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Kamis (10/6/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan mengusulkan pagu indikatif untuk tahun fiskal 2022 senilai Rp43,1 triliun saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan usulan pagu indikatif tersebut sudah mencakup badan layanan umum (BLU). Jika tidak menyertakan BLU maka pagu indikatif murni Kemenkeu tahun depan diusulkan senilai Rp33,6 triliun.

Pagu tersebut akan mendukung lima program kerja Kemenkeu pada 2022 yaitu pada bidang kebijakan fiskal, penerimaan negara, belanja negara, perbendaharaan kekayaan negara dan risiko serta dukungan manajemen.

Baca Juga: Ratusan Wajib Pajak Penerima Insentif PPh UMKM Jadi Temuan BPK

“Untuk program kebijakan fiskal tahun depan dialokasikan senilai Rp27,4 miliar. Jumlah tersebut lebih rendah ketimbang tahun ini sejumlah Rp52,2 miliar," katanya dalam Raker dengan Komisi XI DPR, Kamis (10/6/2021).

Selanjutnya, program pengelolaan penerimaan negara pada 2022 diusulkan mendapatkan alokasi anggaran sejumlah Rp3,2 triliun. Jumlahnya lebih besar dari pagu 2021 setelah penghematan sebesar Rp1,9 triliun.

Pagu indikatif untuk program pengelolaan belanja negara tahun depan diusulkan mencapai Rp18,3 miliar. Pagu indikatif tersebut lebih kecil dari pagu pengelolaan belanja negara tahun ini setelah penghematan senilai Rp24,3 miliar.

Baca Juga: Setoran Pajak Properti Vatikan Tembus Rp120 Miliar Tahun Lalu

Kemudian, program pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara dan risiko pada tahun anggaran 2022 diusulkan sejumlah Rp116,6 miliar. Lalu, program dukungan manajemen dialokasikan senilai Rp30,2 triliun.

Pagu indikatif Kemenkeu di luar BLU pada 2022 yang diusulkan Rp33,6 triliun mengalami kenaikan dibandingkan dengan pagu kementerian tahun ini. Adapun pagu belanja Kemenkeu pada 2021 setelah dilakukan penghematan mencapai Rp31,92 triliun.

Sementara itu, pagu indikatif untuk Ditjen Pajak (DJP) pada tahun depan diusulkan mencapai Rp8,2 triliun. Rencananya, pagu indikatif tersebut akan digunakan untuk mendukung tiga program.

Baca Juga: Percepat Pertukaran Data, DJBC Integrasikan Sistem dengan BP Batam

Pertama, program kebijakan fiskal di DJP pada 2022 diusulkan senilai Rp1,2 miliar. Kedua, pagu program pengelolaan penerimaan negara diusulkan Rp2,3 triliun. Ketiga, pagu indikatif program dukungan manajemen sejumlah Rp5,9 triliun. (rig)

Topik : rapbn 2022, pagu indikatif, kementerian keuangan, DPR, komisi xi, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 23 Juni 2021 | 11:00 WIB
MAKEDONIA UTARA
Rabu, 23 Juni 2021 | 09:13 WIB
PEMERIKSAAN BPK
Selasa, 22 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Selasa, 22 Juni 2021 | 17:30 WIB
PEMERIKSAAN BPK
berita pilihan
Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:30 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:29 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL