Fokus
Data & Alat
Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 -25 MEI 2021
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Komunitas
Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 17:30 WIB
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
Senin, 10 Mei 2021 | 10:18 WIB
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Reportase
Perpajakan.id

DJP Bakal Rilis Pelaporan Realisasi Dua Insentif Ini Bulan Depan

A+
A-
7
A+
A-
7
DJP Bakal Rilis Pelaporan Realisasi Dua Insentif Ini Bulan Depan

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews—Ditjen Pajak (DJP) menargetkan aplikasi pelaporan realisasi untuk insentif PPh Pasal 22 Impor dan diskon angsuran PPh Pasal 25 sebesar 30% dirilis bulan depan.

Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi DJP Iwan Djuniardi mengatakan DJP masih mengembangkan layanan elektronik untuk mekanisme pelaporan realisasi insentif pelaku usaha terdampak Covid-19.

“Setelah PPh 21 DTP dan PPh final DTP. Kali ini pembuatan aplikasi untuk pelaporan realisasi insentif yang dilakukan setiap kuartalan,” katanya Jumat (15/5/2020).

Baca Juga: Biaya Pengembangan Digital Bisa Jadi Pengurang Pajak Penghasilan

Saat ini, lanjut Iwan, pelaporan realisasi yang tengah disusun adalah insentif PPh Pasal 22 Impor dan diskon 30% untuk angsuran PPh Pasal 25 lantaran penerima insentif untuk kedua insentif itu wajib menyampaikan laporan realisasi insentif pada Juli 2020.

Dengan demikian, Iwan menyebutkan akan menyiapkan aplikasi pelaporan tersebut pada Juni 2020 sehingga wajib pajak dapat menggunakan fasilitas pelaporan sebagaimana PPh 21 DTP dan PPh final UMKM DTP di sistem DJP online.

“Untuk yang dipakai pada Juli, kita akan siapkan aplikasinya di Juni 2020,” tutur Iwan.

Baca Juga: Pengecualian PPN dan Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Jadi Terpopuler

Dalam PMK 44/2020 laporan realisasi PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) dan PPh final DTP UMKM, penerima insentif wajib menyampaikannya paling lambat tanggal 20 pada bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir.

Untuk PPh Pasal 21 DTP, pihak yang menyampaikan laporan adalah pemberi kerja. Sementara itu, laporan realisasi pembebasan PPh Pasal 22 Impor dan pengurangan angsuran PPh Pasal 25 wajib disampaikan setiap tiga bulan.

Batas akhir pelaporan realisasi insentif untuk PPh Pasal 22 Impor dan PPh Pasal 25 adalah tanggal 20 Juli 2020 (untuk masa pajak April—Juni 2020) dan tanggal 20 Oktober 2020 (untuk masa pajak Juli—September 2020). (rig)

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Pajak dan Kepabeanan, Dua Instansi Ini Dilebur

Topik : insentif pajak, pandemi corona, pelaporan realisasi, pmk 44/2020, PPh pasal 22, PPh Pasal 25, nasion
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 11 Mei 2021 | 14:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Mei 2021 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Mei 2021 | 11:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Mei 2021 | 11:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
berita pilihan
Senin, 17 Mei 2021 | 08:07 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 16 Mei 2021 | 15:01 WIB
THAILAND
Minggu, 16 Mei 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SRAGEN
Minggu, 16 Mei 2021 | 13:01 WIB
PAJAK KENDARAAN
Minggu, 16 Mei 2021 | 12:01 WIB
PENINDAKAN HUKUM
Minggu, 16 Mei 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 16 Mei 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK DAERAH
Minggu, 16 Mei 2021 | 09:01 WIB
KOTA DEPOK
Minggu, 16 Mei 2021 | 08:01 WIB
EDUKASI PAJAK