Banner HUT 19
[Academy IC PI Sept 2026]
[DDTCNews] Survei 2026
[Academy] SP2DK Agustus 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
RAPBN 2027

MBDK Kembali Disasar, Target Cukai 2027 Capai Rp235,2 Triliun

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09.00 WIB
MBDK Kembali Disasar, Target Cukai 2027 Capai Rp235,2 Triliun
<table style="width:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>Ilustrasi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah dalam RAPBN 2027 menargetkan penerimaan cukai senilai Rp235,26 triliun.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah kembali memasukkan minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) sebagai salah satu barang kena cukai yang menjadi sumber penerimaan tahun depan.

"Pendapatan cukai ... berasal dari pengenaan atas barang kena cukai yang meliputi: minuman berpemanis dalam kemasan," bunyi Pasal 4 ayat (6) huruf d RUU APBN 2027, dikutip pada Sabtu (22/8/2026).

Selain MBDK, penerimaan cukai tahun depan berasal dari pengenaan atas barang kena cukai berupa hasil tembakau, minuman yang mengandung etil alkohol, serta etil alkohol atau etanol.

Namun, pemerintah belum memerinci target penerimaan dari masing-masing dari 4 jenis barang kena cukai tersebut dalam RUU APBN 2027.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan penerimaan kepabeanan dan cukai senilai Rp316,60 triliun dalam RAPBN 2027.

Target tersebut turun 5,77% dibandingkan dengan target dalam APBN 2026 sebesar Rp336 triliun. Sedangkan jika dibandingkan dengan outlook 2026 yang diperkirakan mencapai Rp320,60 triliun, target tahun depan turun 1,25%.

Secara terperinci, penerimaan cukai dalam RAPBN 2027 ditargetkan mencapai Rp235,26 triliun atau tumbuh 0,4% dibandingkan dengan outlook 2026 senilai Rp234,40 triliun.

Kemudian, penerimaan bea masuk 2027 diusulkan senilai Rp54,50 triliun atau tumbuh 2,64% dibandingkan dengan outlook 2026 sebesar Rp53,10 triliun.

Sementara itu, penerimaan bea keluar diusulkan senilai Rp26,80 triliun, turun 19,03% dibandingkan dengan outlook 2026 sebesar Rp33,10 triliun. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.