APBN 2026

Purbaya Klaim Rasio Utang Indonesia hingga Kuartal I/2026 Masih Aman

Aurora K. M. Simanjuntak
Jumat, 15 Mei 2026 | 14.00 WIB
Purbaya Klaim Rasio Utang Indonesia hingga Kuartal I/2026 Masih Aman
<p>Ilustrasi.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim jumlah utang pemerintah Indonesia masih terukur dan terkendali di bawah 60%.

Posisi utang pemerintah per 31 Maret 2026 tercatat senilai Rp9.920,42 triliun. Adapun rasio utangnya terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 40,75%.

"Kalau kita lihat Maastricht Treaty atau acuan yang paling ketat di Eropa, rasio utang terhadap PDB itu 60%. Kita masih jauh. Iya [posisi utang] masih aman, masih sekitar 40% lebih sedikit, jadi aman," katanya, dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Lebih lanjut, Purbaya juga menyampaikan rasio utang pemerintah sebesar 40,75% ini masih tergolong lebih rendah ketimbang negara tetangga, seperti Singapura yang hampir tembus 180% dan Malaysia sebesar 60%.

Berkaca pada proporsi utang yang lebih kecil tersebut, menteri keuangan meyakini Indonesia lebih berhati-hati dalam berutang dibandingkan dengan banyak negara lain.

"Thailand juga berapa, itu tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara-negara sekeliling kita, dibanding Amerika dan Jepang juga, apalagi Jepang sampai 275%," tutur Purbaya.

Sebagai tambahan informasi, komposisi utang pemerintah Indonesia mayoritas berupa instrumen surat berharga negara (SBN) yang mencapai 87,22% atau senilai Rp8.652,89 triliun. Sementara itu, sisanya berasal dari pinjaman dengan porsi sebesar 12,78% atau senilai Rp1.267,53 triliun.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan pemerintah terus menerapkan disiplin fiskal dengan cara menjaga defisit anggaran pada level 3% dari PDB sesuai dengan UU 17/2003 tentang Keuangan Negara. Menurutnya, pemerintah Indonesia berhasil mengendalikan rasio utangnya berkat disiplin fiskal tersebut.

"Indonesia masih menjaga di bawah 3%. Oleh karena itu, perbandingan utang kita terhadap GDP termasuk salah satu yang terendah di dunia," ujar Prabowo pada awal Mei. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.