PALANGKA RAYA, DDTCNews - Pemkot Palangka Raya, Kalimantan Tengah, meluncurkan program penghapusan denda pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) mulai 1 April hingga 30 Juni 2026.
Kepala Bapenda Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan program pemutihan PBB-P2 digelar untuk meringankan beban pajak masyarakat. Menurutnya, banyak sekali wajib pajak yang menunggak PBB-P2 selama bertahun-tahun sehingga denda pun makin menumpuk dan memberatkan.
"Karena itu, wali kota menginstruksikan penghapusan denda agar masyarakat lebih termotivasi melunasi pajaknya," katanya dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu (12/4/2026).
Emi menyampaikan program pemutihan PBB-P2 berlaku bagi seluruh wajib pajak tanpa persyaratan khusus. Nanti, sistem pembayaran pajak daerah akan secara otomatis menghitung tunggakan pokok pajak, lalu menghapus denda akibat terlambat membayar PBB-P2.
Wajib pajak juga bisa mengecek tunggakan PBB melalui situs https://cektagihan.palangkaraya.go.id. Setelah mengakses situs web tersebut, masukkan ID wajib pajak, nomor objek pajak (NOP) PBB, serta kode verifikasi yang ditampilkan.
"Misal, ada tunggakan 5 tahun, maka dendanya akan dihapus. Jadi, wajib pajak cukup membayar pokok pajaknya saja," jelas Emi.
Emi menyampaikan Bapenda juga memberikan kemudahan akses pembayaran pajak melalui berbagai layanan digital. Pembayaran PBB-P2 kini bisa dilakukan melalui Kantor Pos, mobile banking Bank Kalteng, dan bank konvensional lainnya.
Dia menegaskan seluruh dana pajak yang dibayarkan masyarakat masuk langsung ke rekening kas umum daerah. Uang pajak tersebut akan digunakan kembali untuk pembangunan Kota Palangka Raya.
Emi kembali mengimbau supaya seluruh warga Kalteng memanfaatkan pemutihan denda PBB-P2 yang hanya berlaku selama 3 bulan ke depan. Program tersebut tidak berlaku bagi wajib pajak yang lalai akibat menunda pembayaran hingga melewati batas waktu.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk melunasi tunggakan tanpa denda. Pajak yang dibayarkan akan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Palangka Raya yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera," katanya. (rig)
