Berita
Minggu, 17 Januari 2021 | 16:01 WIB
INSENTIF PEMBIAYAAN
Minggu, 17 Januari 2021 | 15:01 WIB
NIGERIA
Minggu, 17 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN LEBONG
Minggu, 17 Januari 2021 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 06 Januari 2021 | 17:06 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Komunitas
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Reportase
Perpajakan.id

Tarik Profesional Asing, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Diturunkan

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarik Profesional Asing, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Diturunkan

Ilustrasi. (DDTCNews)

TOKYO, DDTCNews – Pemerintah Jepang berencana menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) untuk menarik minat para tenaga profesional sektor finansial dari luar negeri untuk bekerja di Negeri Sakura.

Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan pemerintah akan memperlakukan laba investasi finansial sebagai penghasilan finansial, bukan penghasilan bisnis. Hal ini akan berdampak terhadap tarif pajak yang dikenakan atas penghasilan tersebut.

"Kebijakan tersebut akan dimasukkan dalam outline kebijakan perpajakan 2021 yang akan dibahas bulan ini," katanya, dikutip Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Bantu Pemerintah, Kadin Minta Swasta Diberi Akses Vaksinasi Mandiri

Saat ini, belum ada ketentuan dan panduan yang jelas mengenai laba yang diperoleh dari pengelolaan aset-aset finansial. Bila laba dari yang diperoleh sektor finansial dikategorikan sebagai penghasilan bisnis, tarif pajak yang dikenakan bisa mencapai 55%.

Pemerintah Jepang dan partai petahana Liberal Democratic Party (LDP) pun akan merelaksasi ketentuan laba dari sektor finansial dengan mengkategorikan laba tersebut sebagai laba finansial sehingga tarif pajak yang dikenakan dapat diusulkan sebesar 20%.

Seperti diketahui, Jepang sebelumnya mewacanakan penghapusan ketentuan pajak warisan bagi warga negara asing (WNA) di Jepang. Tujuannya sama, yaitu untuk menarik tenaga profesional sektor finansial untuk bekerja di Jepang.

Baca Juga: Pacu Penerimaan, Otoritas Bikin Program Amnesti Pajak

Berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, aset-aset di luar negeri milik WNA yang tinggal di Jepang berpotensi menjadi objek pajak warisan apabila WNA tersebut tinggal dan bekerja di Jepang selama lebih dari 10 tahun.

Ketentuan pajak warisan tersebut membuat WNA di Jepang enggan tinggal terlalu lama di negara tersebut. Mereka memilih untuk meninggalkan Jepang setelah 10 demi menghindari pengenaan pajak warisan tersebut.

Wacana penghapusan pajak warisan untuk warga negara asing tersebut juga tidak terlepas dari target pemerintah yang ingin menjadikan Jepang sebagai hub sektor finansial internasional menggantikan Hong Kong.

Baca Juga: Menguak Keberhasilan Sistem Pajak yang 'Kontroversial'

"Jepang memiliki potensi untuk menjadi hub sektor finansial internasional didukung oleh jumlah aset yang memadai. Kami berupaya mendorong simplifikasi proses administrasi bagi orang asing yang mau bekerja di Jepang," ujar Nishimura seperti dilansir nikkei.com. (rig)

Topik : jepang, tenaga profesional finansial, pusat keuangan global, pajak penghasilan, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 11 Januari 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 09 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:34 WIB
BELANDA
Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:51 WIB
KAMBOJA
berita pilihan
Minggu, 17 Januari 2021 | 16:01 WIB
INSENTIF PEMBIAYAAN
Minggu, 17 Januari 2021 | 15:01 WIB
NIGERIA
Minggu, 17 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN LEBONG
Minggu, 17 Januari 2021 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Minggu, 17 Januari 2021 | 12:01 WIB
KENYA
Minggu, 17 Januari 2021 | 11:30 WIB
PODTAX
Minggu, 17 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEUANGAN DAERAH
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH: