Review
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:52 WIB
ANALISIS PAJAK
Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:30 WIB
MENGHADAPI COVID-19 DENGAN PAJAK DAERAH (4)
Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:08 WIB
Seri Tax Control Framework (7)
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Pajak Kurang, Denda Larangan Plastik Diterapkan

A+
A-
0
A+
A-
0
Pajak Kurang, Denda Larangan Plastik Diterapkan

Pantai Pulau Capri, Italia. (Foto: lonelyplanet.com)

CAPRI, DDTCNews – Pemerintah Pulau Capri Italia akan mendenda wisatawan sebesar EUR500 (Rp8,11 juta) bagi yang menggunakan kantong plastik non-biodegreadable, piring plastik sekali pakai, gelas, sedotan dan peralatan makanan.

Wali Kota Capri Giovanni De Martino mengatakan aturan tersebut merupakan suatu perubahan besar. Menurutnya jika ada sejumlah orang ingin menyelamatkan lingkungan, maka tidak seharusnya ada yang mengeluh demi kebaikan lingkungan.

“Langkah ini bertujuan untuk mengurangi polusi dan melindungi flora dan fauna. Kami memiliki masalah yang sangat besar dan kami harus berkontribusi untuk menemukan solusi,” tuturnya di Capri, Rabu (22/5).

Baca Juga: Siap-siap! Denda Pajak Kendaraan di Provinsi Ini Bakal Dihapus

Kebijakan denda penggunaan plastik sejatinya mengikuti aturan serupa yang telah lebih dahulu diperkenalkan di Tremiti sejak tahun lalu, kepulauan di lepas pantai timur Italia. Wali Kota Tremiti Antonio Fentini mengimbau agar setiap wali kota di semua pulau untuk mengikuti skema tersebut.

“Hari demi hari kita melihat manusia membunuh laut kita dan kita harus melakukan sesuatu, segera,” ujar Fentini.

Kabarnya, aturan tersebut berlaku untuk seluruh pulau, dengan fokus khusus pada pantai dan garis pantai. Para pemilik toko di pulau-pulau tersebut tidak lagi bisa menjual produk yang terbuat dari plastik sekali pakai. Pedagang telah diberi waktu 90 hari untuk menyingkirkan stok tersisa.

Baca Juga: Tulis Soal Evolusi CFC Rules, Brian Arnold Raih Penghargaan dari IBFD

Sebagai informasi, kebijakan itu dipicu oleh asosiasi pecinta lingkungan Italia Legambiente. Legambiente melakukan penyelidikan yang mencatat laut dan pantai antara Capri dan daratan Italia mengandung jumlah residu plastik terbesar di wilayah Campania.

Capri yang merupakan rumah bagi 12.000 penduduk telah memperkenalkan pajak wisata sejak beberapa tahun yang lalu. Penerimaan dari pajak wisata tersebut dimanfaatkan oleh pemerintah untuk membantu merawat lingkungan.

Namun, penerimaan dari pajak wisata tersebut masih belum cukup. Karena itu, denda diterapkan. “Kami berusaha meniru satu sama lain untuk memiliki dampak yang jauh lebih besar,” pungkas De Martino seperti dilansir travelwires.com. (Bsi)

Baca Juga: Asyik! Ada Diskon dan Pemutihan Pajak PBB Bagi Warga Bekasi
Topik : pajak wisata, denda, limbah plastik, pajak internasional, italia
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 18 April 2020 | 17:09 WIB
ANALISIS PAJAK INTERNASIONAL
Jum'at, 17 April 2020 | 11:41 WIB
DAMPAK VIRUS CORONA
Kamis, 16 April 2020 | 15:12 WIB
KASUS PAJAK
Selasa, 14 April 2020 | 11:41 WIB
VIETNAM
berita pilihan
Senin, 25 Mei 2020 | 14:33 WIB
PENGADILAN PAJAK (12)
Senin, 25 Mei 2020 | 13:52 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 25 Mei 2020 | 13:12 WIB
KINERJA FISKAL
Senin, 25 Mei 2020 | 12:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 11:38 WIB
PELAYANAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Senin, 25 Mei 2020 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK