Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kalah dengan Negara Tetangga, Begini Kontribusi Ekspor UMKM Indonesia

A+
A-
1
A+
A-
1
Kalah dengan Negara Tetangga, Begini Kontribusi Ekspor UMKM Indonesia

Ilustrasi. Pengunjung memperhatikan hasil kreasi berbahan baku serat pisang Abaka produksi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Manado, Sulawesi utara, Kamis (27/5/2021). ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/rwa.

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan kontribusi ekspor pelaku UMKM Indonesia saat ini terbilang rendah dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asean.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan kontribusi ekspor UMKM Indonesia masuk dalam kategori rendah. Posisi UMKM domestik jauh tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura dan Thailand.

"Kontribusi ekspor UMKM kita masih rendah yaitu 14% ketimbang negara lainnya seperti Singapura 41%, Thailand 29%, atau Tiongkok yang mencapai 60%," katanya dikutip dari laman resmi Kemenkop UKM, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Insentif Pajak Mobil Listrik Dirilis Tahun Ini

Menurut Teten, kegiatan ekspor yang membaik harus dibarengi dengan kenaikan kontribusi UMKM dalam struktur ekspor barang ke luar negeri. Menurutnya, pemerintah memiliki target peningkatan kontribusi UMKM secara bertahap hingga 2024.

Pada 2024, kontribusi ekspor UMKM ditargetkan mampu meningkat menjadi 21,6%. Untuk mengejar target tersebut, UMKM harus memanfaatkan platform dagang elektronik atau e-commerce. Namun demikian, tantangan yang dihadapi dalam proses digitalisasi bisnis UMKM ini cukup besar.

Hal ini dikarenakan jumlah UMKM Indonesia yang merambah pasar digital atau e-commerce masih relatif kecil. Dominasi kegiatan dagang elektronik masih dikuasai oleh pelaku usaha perdagangan besar dan eceran.

Baca Juga: Bangun Sistem Pajak Online, Pemda Butuh Anggaran Besar

"Statistik e-commerce 2020 (BPS) menunjukkan hanya 4,68% usaha e-commerce melakukan ekspor, sedangkan 54,01% adalah usaha di sektor perdagangan besar dan eceran bukan sektor produktif," tutur Teten.

Dia menyatakan transformasi digital UMKM yang dilakukan pemerintah memakai dua pendekatan. Pertama, mendorong UMKM Go-Digital melalui literasi, peningkatan kapasitas dan kualitas usaha. Kedua, memperluas jangkauan pasar UMKM.

Kedua proses bisnis tersebut baru berhasil membuat 12,1 juta UMKM terhubung dengan ekosistem dagang elektronik. Namun, angka statistik tersebut baru mencakup 19% dari total UMKM yang terdata di Indonesia.

Baca Juga: Hemat Devisa, Pemerintah Jajaki Barter Dagang dengan 35 Negara

Untuk itu, migrasi bisnis UMKM menjadi digital merupakan salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional dan memperkuat kegiatan bisnis UMKM.

"World Bank menyebutkan 80% UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan lebih baik di mana 74,1% di antaranya mengandalkan e-commerce dengan profil usaha 51% adalah reseller dan produsen baru mencapai 11%," ujar Teten. (rig)

Baca Juga: Ini Ketentuan Surat Keterangan Bebas dalam Pengecualian Pungutan PPnBM
Topik : umkm, ekspor impor, digitalisasi, e-commerce, asean, daya saing, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 30 Juli 2021 | 09:30 WIB
PAJAK GANJA

Ini Daftar Negara yang Memacu Penerimaan Lewat Pajak Ganja

Kamis, 29 Juli 2021 | 18:00 WIB
LAPORAN OECD

Tarif Pajak Minimum Global Penting Diterapkan, Ini Alasan OECD

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Pusat Bakal Ambil Alih Penyaluran BLT Dana Desa

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:11 WIB
PERMENAKER 16/2021

Menaker Ida Terbitkan Aturan Baru Soal Subsidi Gaji, Ini Perinciannya

berita pilihan

Minggu, 01 Agustus 2021 | 15:00 WIB
PONTIANAK

Dorong Pengusaha Patuh Prokes, Wali Kota Janjikan Keringanan Pajak

Minggu, 01 Agustus 2021 | 14:00 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Bangun Sistem Pajak Online, Pemda Butuh Anggaran Besar

Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:00 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL

Hemat Devisa, Pemerintah Jajaki Barter Dagang dengan 35 Negara

Minggu, 01 Agustus 2021 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

4 Jenis Insentif Pajak Penghasilan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Minggu, 01 Agustus 2021 | 11:00 WIB
PMK 96/2021

Ini Ketentuan Surat Keterangan Bebas dalam Pengecualian Pungutan PPnBM

Minggu, 01 Agustus 2021 | 10:00 WIB
KETUA UMUM GPMT DESIANTO BUDI UTOMO

'Kalau Dikenakan Pajak, Bakal Memberatkan Peternak'

Minggu, 01 Agustus 2021 | 09:00 WIB
VIETNAM

Pengenaan Pajak Penghasilan 1,5% untuk Pelaku e-Commerce Ditunda

Minggu, 01 Agustus 2021 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Aplikasi Pengawasan Pajak Dukung Proses Bisnis di Beberapa Direktorat

Minggu, 01 Agustus 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada Perwakilan Indonesia di Komite Perpajakan PBB, Ini Kata Kemenkeu