Review
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:52 WIB
ANALISIS PAJAK
Sabtu, 23 Mei 2020 | 10:30 WIB
MENGHADAPI COVID-19 DENGAN PAJAK DAERAH (4)
Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:08 WIB
Seri Tax Control Framework (7)
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Jaksa Buka Penyelidikan Dugaan Penggelapan Pajak Netflix

A+
A-
2
A+
A-
2
Jaksa Buka Penyelidikan Dugaan Penggelapan Pajak Netflix

Ilustrasi. (foto: CNet)

MILAN, DDTCNews – Jaksa penuntut di Italia tengah membuka penyelidikan Netflix karena dugaan penggelapan pajak di negara tersebut.

Meskipun raksasa streaming Amerika Serikat ini dinilai tetap harus membayar pajak atas penggunaan konten oleh sekitar 1,4 juta pelanggan di Italia. Kewajiban pembayaran pajak ini tetap muncul meskipun Netflix tidak memiliki kantor atau jenis kehadiran fisik lainnya di Italia.

“Namun, perusahaan tersebut mempunyai server komputer dan kabel yang merupakan infrastruktur digital yang membuat pendapatan mereka dikenakan pajak di bawah hukum Italia menurut penyelidikan jaksa di Milan,” demikian bunyi laporan harian Italia Corriere della Sera.

Baca Juga: Seperti Apa Kriteria Utama Orang Kaya atau HNWI di Berbagai Negara?

Harian tersebut mengatakan jaksa penuntut di Milan Gaetano Ruta telah bekerja sama dengan polisi fiskal Italia. Kerja sama itu untuk menentukan apakah pendapatan dari sekitar 1,4 juta pelanggan Netflix dapat dianggap dikenakan pajak Italia.

Italia baru-baru ini mengeluarkan payung hukum yang menerapkan undang-undang di Eropa yang mewajibkan layanan streaming asing seperti Netflix dan Amazon Prime Video menginvestasikan 30% dari pendapatan mereka dalam produksi lokal.

Jaksa baru-baru ini juga memeriksa raksasa teknologi Amerika Serikat lainnya seperti Apple, Amazon, dan Facebook. Pemeriksaan itu telah berhasil mengumpulkan lebih dari 5 miliar euro yang bisa masuk ke kas Pemerintah Italia. Namun, semua perusahaan ini memiliki kantor fisik di Italia.

Baca Juga: Perusahaan Terdaftar di Tax Haven Tidak Mendapat Dana Bailout Covid-19

Merespons laporan harian tersebut, juru bicara Netflix mengaku telah bekerja sama dengan otoritas pajak Italia. Perusahaan, sambungnya, telah membayar semua pajak yang jatuh tempi di Italia dan negara-negara lain di seluruh dunia.

“Netflix juga menginvestasikan jutaan euro dalam produksi Italia untuk membantu menciptakan lapangan kerja dan mendukung komunitas kreatif lokal,” kata juru bicara tersebut, seperti dilansir variety.com. (MG-avo/kaw)

Baca Juga: Pemerintah Hitung Potensi PPN dari Pengguna Netflix, Zoom, dan Lainnya
Topik : Netflix, penggelapan pajak, penghindaran pajak, Italia, teknologi digital
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 12 Maret 2020 | 07:01 WIB
KASUS TRANSFER PRICING
Jum'at, 06 Maret 2020 | 07:01 WIB
PENGHINDARAN PAJAK
Kamis, 05 Maret 2020 | 06:31 WIB
SINGAPURA
berita pilihan
Senin, 25 Mei 2020 | 12:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 11:38 WIB
PELAYANAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Senin, 25 Mei 2020 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 25 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 06:00 WIB
PROVINSI SULAWESI TENGGARA