Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Hingga 2022, 480.000 UMKM Bakal Dapat Subsidi dan Insentif Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Hingga 2022, 480.000 UMKM Bakal Dapat Subsidi dan Insentif Pajak

Ilustrasi. Seorang penjaga toko memajang hiasan kepala kostum tradisional Thailand mirip dengan yang dipakai oleh penyanyi Kpop asal Thailand Lalisa "Lisa" Manoban di sebuah toko yang menjual oleh-oleh di Bangkok, Thailand, Minggu (12/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Juarawee Kittisilpa/aww/cfo

BANGKOK, DDTCNews – Guna meringankan beban pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Thailand akan memberikan subsidi dan pembebasan pajak penghasilan kepada sekitar 480.000 UMKM

Juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana mengatakan subsidi diberikan kepada 480.122 UMKM yang memiliki karyawan minimal 200 orang hingga Januari 2022. Pemerintah juga memberikan pembebasan pajak penghasilan bagi UMKM.

“Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempertahankan para pekerja di 480.122 UMKM. Sebanyak 5,04 juta pekerja UMKM diperkirakan akan terbantu melalui skema ini,” katanya dikutip dari Bangkok Post, Jumat (08/10/2021).

Baca Juga: Restitusi Pajak Turis Asing Terus Meningkat, Pariwisata Makin Pulih

Terdapat syarat yang harus dipenuhi UMKM untuk mendapatkan insentif. Pertama, memiliki karyawan minimal 200 orang. Kedua, UMKM terdaftar dan berkontribusi setiap bulan pada dana jaminan sosial. Ketiga, jumlah karyawan yang dipertahankan sebagai pekerja selama pandemi mencapai 95%.

UMKM kemudian mendaftarkan diri untuk memperoleh bantuan subsidi. Jika berdasarkan penilaian memenuhi syarat, pemerintah akan memberikan bantuan per karyawan UMKM berupa subsidi 3.000 baht atau Rp1,25 juta per bulan dari November 2021 hingga Januari 2022. Di samping itu, pemerintah juga akan membebaskan pajak penghasilan UMKM yang memenuhi syarat selama durasi waktu tersebut.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat bisnis UMKM selama pandemi. Selain itu, ia juga meminta UMKM dapat menyerap tenaga kerja baru sampai 201.730 orang di bulan ke-2 dan ke-3 bantuan.

Baca Juga: Prepopulated Dokumen CK-1 dan PEB Diimplementasikan Secara Nasional

Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan Thailand sedang membuat sistem pendaftaran digital bagi UMKM yang hendak memperoleh fasilitas subsidi dan pembebasan pajak tersebut. (rizki/rig)

Topik : thailand, umkm, insentif pajak, subsidi, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 07 Desember 2021 | 09:17 WIB
JEPANG

Kerap Disalahgunakan, Fasilitas Pembebasan PPN Ini Dihapus

Selasa, 07 Desember 2021 | 09:00 WIB
RUSIA

Otoritas Pajak Mulai Tingkatkan Pengawasan Atas Transaksi Kripto

Selasa, 07 Desember 2021 | 08:27 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Dikurangi, Kriteria Pemberian Fasilitas PPN Jadi 10

Senin, 06 Desember 2021 | 19:00 WIB
MALAYSIA

Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

berita pilihan

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:34 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Prepopulated Dokumen CK-1 dan PEB Diimplementasikan Secara Nasional

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Debitur KUR Terdampak Erupsi Semeru Dapat Keringanan

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:45 WIB
LEGISLASI

Tok! DPR Resmi Setujui RUU HKPD Jadi Undang-Undang

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:00 WIB
RUU HKPD

Masa Transisi RUU HKPD 5 Tahun, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Selasa, 07 Desember 2021 | 16:30 WIB
METERAI ELEKTRONIK

Simak Perbedaan Cara Pembubuhan Meterai Tempel dan Elektronik

Selasa, 07 Desember 2021 | 16:00 WIB
MEKSIKO

AS Mau Subsidi Mobil Listrik, Meksiko Ancam Retaliasi Dagang

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:42 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Disahkan, Tarif Maksimal Pajak Kendaraan dan BBNKB Dipangkas

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA SURABAYA GUBENG

Tunggakan Pajak Capai Ratusan Juta, Mobil Perusahaan Disita DJP