Berita
Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP
Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU
Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ekonomi Terus Pulih, Indeks Penjualan Riil Akhirnya Positif

A+
A-
0
A+
A-
0
Ekonomi Terus Pulih, Indeks Penjualan Riil Akhirnya Positif

Kantor Bank Indonesia. (foto: Antara)

JAKARTA, DDTCNews – Survei penjualan eceran Bank Indonesia (BI) mengindikasikan adanya penguatan konsumsi terlihat dari indeks penjualan riil pada April 2021 yang naik 15,6% dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) ini menjadi pertama kalinya setelah mengalami kontraksi sepanjang 2020 dan pada Januari hingga Maret 2021. Pada Maret 2021, IPR mengalami kontraksi cukup dalam sebesar -14,6%.

"Responden menyampaikan peningkatan kinerja penjualan eceran didorong oleh meningkatnya permintaan selama Ramadan didukung berbagai program potongan harga atau diskon," tulis BI dalam laporan hasil surveinya, dikutip pada Jumat (11/6/2021).

Baca Juga: Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

Peningkatan penjualan terjadi pada hampir semua kelompok barang, terutama barang sandang dan bahan bakar kendaraan bermotor. Penjualan dari kedua kelompok barang tersebut tumbuh masing-masing 55,2% dan 37,3%.

Secara spasial, pertumbuhan penjualan eceran di sebagian besar kota juga turut meningkat. Dari 10 kota yang disurvei, Surabaya dan Makassar mencatatkan pertumbuhan penjualan eceran tertinggi yaitu 64% dan 21%.

Sementara itu, penjualan eceran di Bandung, Semarang, dan Denpasar juga tercatat membaik meski masih dalam fase kontraksi masing-masing sebesar -23,2%, -5,8%, dan -2,6%.

Baca Juga: Cegah Kejahatan Pajak, Bank Diimbau Cermati Transaksi Mencurigakan

Sejalan dengan tren tersebut, Bank Indonesia memperkirakan IPR pada Mei 2021 akan kembali tumbuh positif meski tidak setinggi pertumbuhan IPR pada April. Pada Mei, IPR diperkirakan tumbuh hingga 12,9%.

"Sejalan dengan berlanjutnya kenaikan permintaan pada periode Ramadan dan Idulfitri, penjualan eceran diperkirakan akan kembali tumbuh positif pada Mei 2021," tulis BI. (rig)

Baca Juga: Publikasi Penegakan Hukum Pajak Terus Digencarkan, Ini Penjelasan DJP
Topik : indeks penjualan riil, survei penjualan eceran, bank indonesia, pemulihan ekonomi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA

Tiba di Vienna, 3 Profesional DDTC Siap Timba Ilmu Pajak Internasional

berita pilihan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP

Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU

Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Ini Alasan DJP Lakukan Forensik Digital Data Elektronik

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
PAJAK DALAM BERITA

Insentif UMKM di UU HPP & Program Pengungkapan Sukarela, Cek Videonya!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA UMUM METI SURYA DARMA:

‘Pajak Karbon Diperlukan untuk Mendukung Level of Playing Field’

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
UU HPP

Ungkap Harta 1985-2015 dalam PPS Hanya untuk Peserta Tax Amnesty

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Penerbitan SP2DK untuk Wajib Pajak, DJP: Belum Sepenuhnya Digital

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:00 WIB
FILIPINA

Cegah Kejahatan Pajak, Bank Diimbau Cermati Transaksi Mencurigakan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Publikasi Penegakan Hukum Pajak Terus Digencarkan, Ini Penjelasan DJP