Review
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (3)
Kamis, 16 September 2021 | 16:49 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 15 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 15 September 2021 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

DJBC Beri Fasilitas KITE dan KB untuk Dua Perusahaan Ini

A+
A-
2
A+
A-
2
DJBC Beri Fasilitas KITE dan KB untuk Dua Perusahaan Ini

Ilustrasi. Kantor Pusat Ditjen Bea dan Cukai. (foto: beacukai.go.id)

JAKARTA, DDTCNews – Kanwil Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta kembali menerbitkan izin fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) dan fasilitas kawasan berikat (KB) kepada dua perusahaan.

Kepala Kanwil DJBC Jakarta Decy Arifinsjah mengatakan izin fasilitas kepabeanan tersebut diberikan untuk mendorong produksi, sekaligus menggenjot ekspor. Menurutnya, peningkatan ekspor sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"DJBC juga turut andil dalam program tersebut melalui pemberian fasilitas fiskal," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: India Berharap Konsensus Hadirkan Solusi Pemajakan Ekonomi Digital

DJBC menyerahkan izin fasilitas kepada PT Komatsu Undercarriage Indonesia, selaku perusahaan yang bergerak di bidang produksi roda bulldozer. Selama ini, perusahaan memasarkan produknya hingga ke AS, Eropa, Australia, dan Afrika.

Decy menjelaskan fasilitas yang diberikan berupa kemudahan pengembalian bea masuk. Dengan kemudahan itu, perusahaan memiliki ruang untuk melonggarkan arus kasnya sehingga mendorong peningkatan daya saing perusahaan, investasi, dan ekspor nasional.

“Kami harap pemberian fasilitas KITE dapat mendorong perusahaan memperbesar kapasitas ekspor dan memperluas pangsa pasar ke negara lain,” ujarnya.

Baca Juga: Dana Pemda Mengendap di Bank Tembus Rp140 Triliun, Ini Kata Kemendagri

Sementara itu, Kanwil DJBC Jakarta juga memberikan fasilitas kawasan berikat kepada PT Tarzan Plastindo International. Perusahaan diizinkan menimbun barang impor dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean untuk kemudian diolah dan diekspor.

Direktur PT Tarzan Plastindo International Johanes Tanadi menuturkan fasilitas kawasan berikat akan membantu perusahaannya menghemat biaya dan mengefisienkan waktu produksi.

"Saat ini kami sudah punya buyer dengan yang terbesar dari China dan Malaysia. Ke depan, kami juga berencana menambah 60 hingga 100 karyawan apabila seluruh mesin telah terpasang," ujarnya. (rig)

Baca Juga: Pemerintah Jamin UMKM Bisa Akses Insentif Pajak dan Retribusi

Topik : djbc, fasilitas bea masuk, kawasan berikat, KITE, ekspor, stimulus. kepabeanan, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 15 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Temui Kesulitan Pakai e-Bupot Unifikasi? DJP Siapkan Pendampingan

Rabu, 15 September 2021 | 15:53 WIB
PROVINSI BANTEN

Buntut Faktur Pajak Fiktif, Apartemen Eks Bos Perusahaan Disita

Rabu, 15 September 2021 | 15:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Samsung Bakal Bangun Pabrik US$17 Miliar, Diskon Pajak Disiapkan

Rabu, 15 September 2021 | 14:30 WIB
DIGITALISASI EKONOMI

IMF Beri Catatan Khusus Soal PPN Digital Indonesia, Apa Saja?

berita pilihan

Jum'at, 17 September 2021 | 07:30 WIB
BANTUAN SOSIAL

Coba Cek Rekening! 4,6 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Jum'at, 17 September 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Periode Stimulus Diperpanjang, OJK Terbitkan 2 Aturan Baru

Kamis, 16 September 2021 | 18:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH

Dana Pemda Mengendap di Bank Tembus Rp140 Triliun, Ini Kata Kemendagri

Kamis, 16 September 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Jamin UMKM Bisa Akses Insentif Pajak dan Retribusi

Kamis, 16 September 2021 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Sebagian Usulan Kenaikan Pajak Joe Biden Didukung Parlemen

Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (3)

Ini 5 Kelompok Biaya yang Dapat Insentif Supertax Deduction Vokasi

Kamis, 16 September 2021 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Lacak Penghasilan Wajib Pajak Kaya, Menkeu Minta Dukungan Kongres

Kamis, 16 September 2021 | 16:51 WIB
INGGRIS

Berantas Penghindaran Pajak, Otoritas Tak Cuma Buru Pelaku

Kamis, 16 September 2021 | 16:49 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Penentuan Subjek PBB atas Wilayah Kerja Tambang Migas