Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Cerita PNS, Juara III Lomba Menulis Pajak DDTCNews 2021

A+
A-
8
A+
A-
8
Cerita PNS, Juara III Lomba Menulis Pajak DDTCNews 2021

Suryo Prasetya Riyadi selaku Juara III Lomba Menulis DDTCNews 2021 saat mengikuti apel pagi di KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Satu.

JAKARTA, DDTCNews – Pesatnya perkembangan jumlah investor pada aset kripto dalam beberapa tahun ini dinilai perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebab, potensi penerimaan pajak yang dapat dihasilkan ke depannya akan sangat besar.

Isu kripto menjadi awal mula ide artikel Suryo Prasetya Riyadi yang berjudul Menggali Potensi Pajak dan Mengawasi Transaksi Aset Kripto. Artikel ini juga meraih juara ketiga dalam lomba menulis yang menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan HUT ke-14 DDTC.

Suryo mengaku tidak menyangka bisa meraih juara ketiga. Awalnya, ia hanya berharap tulisan terkait dengan kripto dapat dipublikasi. Menurutnya, isu kripto cukup relevan dan penting untuk mendapat perhatian dari otoritas pajak.

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP, Dirjen Pajak Sebut 4 PP Baru Segera Dirilis

“Saya harap pemerintah khususnya otoritas pajak dapat menaruh perhatian lebih terhadap aset kripto di Indonesia, terutama dalam hal potensi pajak dan pengawasannya,” tutur Suryo kepada DDTCNews, Senin (4/10/2021).

Bukan tanpa alasan, isu kripto dinilai relevan dan penting pada saat ini. Suryo menjelaskan aset kripto merupakan metode baru dalam menyimpan kekayaan. Namun, transaksi aset kripto sangat sulit untuk diawasi, terutama jika terdapat fasilitas anonim untuk pemegangnya.

Tak ayal, aset kripto memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai media kejahatan seperti pencucian uang, penggelapan pajak, pemerasan, dan bahkan mendanai organisasi teroris internasional. Untuk itu, pengawasan terhadap transaksi aset kripto yang andal sangat diperlukan.

Baca Juga: Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Suryo memahami pengawasan terhadap transaksi kripto tidaklah mudah. Selain biaya yang tinggi, sambungnya, teknologi untuk melacak setiap transaksi juga terbatas. Tantangan inilah yang akan dihadapi setiap negara, termasuk Indonesia.

“Pemerintah diharapkan mampu memberikan solusi, sehingga penggunaan aset kripto di Indonesia dapat memberikan manfaat, baik dalam hal potensi pajak, kemudahan transaksi, maupun pemanfaatan teknologi di belakangnya,” tuturnya.

Pria yang berprofesi sebagai PNS di lingkungan Ditjen Pajak tersebut juga memberikan pandangan terkait dengan momentum pemulihan ekonomi. Menurutnya, aspek yang penting untuk dilakukan di antaranya meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca Juga: APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Dia menuturkan peningkatan daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, penting untuk mempercepat pergerakan ekonomi nasional. Selain itu, aspek yang tidak kalah penting adalah percepatan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Terkait dengan penguatan edukasi pajak, Suryo berpendapat upaya yang dijalankan saat ini sudah berjalan cukup baik. Hal ini terbukti dengan adanya program pajak bertutur yang diselenggarakan Kementerian Keuangan.

Dia juga mengusulkan agar Kementerian Keuangan dan Kemendikbudristek berkolaborasi untuk menghasilkan kurikulum terkait dengan perpajakan yang lengkap. Dengan demikian, pelajar di Tanah Air bisa mengetahui pajak secara komprehensif.

Baca Juga: Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Tak ketinggalan, Suryo juga memberikan komentarnya mengenai penyelenggaraan lomba menulis artikel pajak. Menurutnya, lomba menulis merupakan ajang yang sangat baik untuk menuangkan ide atau gagasan terkait dengan perpajakan.

“Harapan saya dengan adanya lomba ini, muncul sosok-sosok baru yang peduli dengan pajak dan mampu membuat perubahan sehingga sistem perpajakan di Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Sebagai juara ketiga, Suryo berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp6,5 juta. Dia juga mendapatkan buku dan komik pajak DDTC senilai Rp350.000,00. Untuk melihat para pemenang lomba menulis artikel pajak DDTCNews 2021, silakan cek di sini. (rig)

Baca Juga: Update PPh Final Jasa Konstruksi PP 9/2022, Akses di e-Bupot Unifikasi

Topik : lomba menulis pajak, lomba menulis DDTCNews, lomba pajak 2021, kripto, pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Mei 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Anti Pusing! Akses Kanal Rekap Aturan Perpajakan ID di Sini

Senin, 23 Mei 2022 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Integrasi NPWP dan NIK, DJP: Perkuat Penegakan Kepatuhan Perpajakan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir