SINGAPURA, DDTCNews - Wajib pajak diimbau mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan otoritas pajak Singapura atau Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS) yang sedang marak akhir-akhir ini.
Kepolisian Singapura melaporkan banyak aksi penipu yang mengaku sebagai petugas IRAS menjelang musim pelaporan SPT Tahunan. Penipu mengirim email berisi link bodong dan meminta wajib pajak segera memproses pengembalian kelebihan pajak atau restitusi.
"IRAS tidak pernah meminta informasi sensitif seperti username atau password perbankan atau detail kartu debit dan kredit dan rekening milik wajib pajak melalui email atau SMS dengan alasan apa pun, termasuk keperluan restitusi pajak," ujar Kepolisian Singapura, dikutip pada Minggu (1/2/2026).
Kepolisian menjelaskan melalui email bodong tersebut, korban akan diberitahu bahwa mereka berhak mendapatkan pengembalian pajak. Lalu, korban diberikan sebuah tautan untuk memproses restitusi.
Tautan tersebut mengarahkan korban ke halaman verifikasi platform Singpass, kemudian meminta korban untuk memberikan data pribadi mereka. Contoh, data National Registration Identity Card (NRIC) alias KTP, atau detail login Singpass, serta data perbankan atau nomor rekening mereka.
"IRAS tidak memproses pengembalian pajak ke kartu kredit atau debit," tegas kepolisian seperti dilansir straitstimes.com.
Pihak kepolisian menegaskan pengembalian kelebihan pajak akan secara otomatis ditransfer ke rekening wajib pajak yang sudah terdaftar di IRAS. Selain itu, ditransfer ke akun PayNow yang sudah terintegrasi dengan NRIC, FIN atau UEN milik wajib pajak.
Jadi, wajib pajak tidak perlu memberikan detail rekening karena restitusi pajak masuk secara otomatis ke akun yang sudah tercatat resmi di pemerintahan. Untuk itu, Kepolisian juga meminta masyarakat untuk mengabaikan tautan mencurigakan yang dikirim melalui email atau SMS yang mengaku sebagai IRAS.
Polisi juga mengimbau masyarakat lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan supaya tidak menjadi korban penipuan. Misal, wajib pajak bisa mengkonfirmasi email atau SMS ke otoritas pajak resmi, serta menginstal aplikasi anti scam untuk memblokir telepon penipuan dan menyaring penipuan. (rig)
