JAKARTA, DDTCNews – Sebanyak 8 profesional DDTC berhasil lulus Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP), mulai dari tingkat A, B, hingga C.
Dari 8 profesional tersebut, sebanyak 5 profesional dinyatakan lulus USKP A, 2 profesional lulus USKP B, dan 1 profesional lainnya lulus USKP C. Sertifikasi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memperkuat kompetensi teknis dan profesionalisme di bidang perpajakan.
Kelima profesional yang lulus USKP A adalah Specialist DDTC Consulting Audreyda Farahbella Anandivi, Senior Specialist DDTC Consulting Rizkia Andini, Specialist DDTC Consulting Alyssa Rosdiana, Specialist DDTC Consulting Rafif Naufal, dan Specialist DDTC Fiscal Research & Advisory (FRA) Muhammad Farrel Arkan.
Sementara itu, 2 profesional yang lulus USKP B adalah Senior Specialist DDTC Consulting Siska Yuliana dan Lead Perpajakan DDTC Made Astrin Dwi Kartini. Adapun 1 profesional yang berhasil lulus USKP C ialah Assistant Manager DDTC Consulting Ismi Ulya Mardhiyahti.
Kelulusan tersebut kembali menambah jumlah profesional DDTC yang telah mengantongi sertifikasi konsultan pajak. Saat ini, terdapat 68 profesional DDTC lulus USKP, terdiri atas 30 profesional DDTC lulus USKP A, 18 profesional lulus USKP B, dan 20 profesional lulus USKP C.
Seluruh profesional yang mengikuti USKP sebelumnya memperoleh pembekalan melalui pelatihan internal yang diadakan DDTC Academy. Kelas persiapan tersebut rutin diselenggarakan setiap kali terdapat penyelenggaraan USKP yang diikuti profesional DDTC.
Program pembekalan itu menjadi bagian dari pengembangan kapasitas SDM secara berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya memperoleh penguatan materi teknis, tetapi juga pembahasan studi kasus dan latihan soal untuk menghadapi ujian sertifikasi.
Tak hanya sertifikasi profesi di dalam negeri, DDTC turut mendorong profesionalnya untuk mengikuti berbagai sertifikasi perpajakan internasional. Salah satunya ialah Advanced Diploma in International Taxation (ADIT) yang diselenggarakan oleh Chartered Institute of Taxation (CIOT), Inggris.
Untuk ujian ADIT ini, sebanyak 21 profesional DDTC lulus ujian Paper 1 Principles of International Taxation, 13 profesional lulus ujian Paper 2 Jurisdiction Options, dan 25 profesional lulus Paper 3 Transfer Pricing Option. Adapun sebanyak 13 profesional DDTC menyandang gelar ADIT.
DDTC Academy juga tercatat sebagai satu-satunya institusi di Indonesia yang diakui CIOT untuk menyelenggarakan kelas persiapan ujian ADIT sejak 2019. Atas capaian tersebut, DDTC Academy bahkan meraih rekor Museum Rekor - Dunia Indonesia (MURI).
Dukungan terhadap peningkatan kompetensi tersebut merupakan bagian dari Human Resources Development Programme (HRDP) DDTC. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan profesional secara berkelanjutan, baik melalui pendidikan, pelatihan, maupun sertifikasi profesi.
Melalui investasi berkelanjutan pada pengembangan SDM, DDTC berkomitmen menjaga kualitas profesional sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan dunia perpajakan di Indonesia. (rig)
