[DDTCNews] Survei 2026
Perpajakan Challange June 2026 - Ver 2
[News] Lomba Artikel Pajak 2026
[Perpajakan] SDSN 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekonomi, Transformasi Digital dan Industri MICE Perlu Digenjot

Aurora K. M. Simanjuntak
Kamis, 30 Juli 2026 | 21.00 WIB
Dorong Ekonomi, Transformasi Digital dan Industri MICE Perlu Digenjot
<p>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah mendorong transformasi digital dan penguatan industri MICE (meetings, incentives, conventions, and exhibitions) guna meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai MICE berperan strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi melalui sederet kegiatan seperti penyelenggaraan pertemuan, perjalanan, konvensi, dan pameran baik skala nasional maupun internasional.

"Penguatan ekosistem MICE dan industri event mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian melalui peningkatan aktivitas pariwisata, investasi, perdagangan, serta penciptaan lapangan kerja," paparnya, dikutip pada Kamis (30/7/2026).

Airlangga menyampaikan transformasi digital dan penguatan industri MICE juga berperan penting dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia di tengah persaingan global.

Dia juga menyoroti bahwa perkembangan industri penyelenggaraan event global menunjukkan adanya pergeseran pasar. Semula, orang-orang hanya berkunjung untuk melakukan perjalanan wisata, kini ada perpaduan antara kegiatan bisnis (business travel) dan wisata (leisure travel) atau dikenal dengan istilah bleisure.

Menurut Airlangga, pergeseran pasar ini turut membuka peluang bagi Indonesia untuk mengintegrasikan penyelenggaraan event dengan berbagai destinasi unggulan. Dengan demikian, tercipta nilai tambah yang lebih besar bagi sektor pariwisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Salah satu program yang tengah didorong pemerintah, yakni Pariwisata 5.0. Pariwisata 5.0 merupakan konsep pengembangan sektor pariwisata dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pemasarannya.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, pemerintah juga mengembangkan Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA) sebagai asisten perjalanan digital. Tujuannya, membantu wisatawan memperoleh rekomendasi destinasi dan menyusun rencana perjalanan secara lebih mudah dan personal.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan Event by Indonesia (EBI) sebagai platform digital nasional yang menjadi pusat informasi dan basis data penyelenggaraan event, mulai dari MICE, seni budaya, olahraga, hingga kegiatan pariwisata di seluruh Indonesia.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat MICE global, pemerintah pun terus mendorong penguatan konektivitas, pengembangan destinasi berbasis event, dan pemanfaatan AI.

"Indonesia sudah siap. Indonesia sangat kompetitif dalam hal keramahan dan fasilitas, serta pengalaman kuliner dengan kekayaan ragam makanan dan minuman, serta aneka cita rasa dan rempah-rempah," kata Airlangga. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.