KMK 31/MK/BC/2026

KMK Baru! Kemenkeu Tetapkan 16 Jenis Batu Bara yang Dibatasi Ekspornya

Muhamad Wildan
Minggu, 05 Juli 2026 | 12.00 WIB
KMK Baru! Kemenkeu Tetapkan 16 Jenis Batu Bara yang Dibatasi Ekspornya
<p>Keputusan Menteri Keuangan (KMK) 31/MK/BC/2026.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan batu bara yang diawasi dan dibatasi ekspornya dalam rangka melaksanakan kebijakan ekspor satu pintu.

Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) 31/MK/BC/2026, Kemenkeu menetapkan 16 jenis batu bara yang dibatasi untuk diekspor sebagaimana diatur pada Permendag 15/2026.

"Menetapkan daftar barang yang dibatasi untuk diekspor berdasarkan Permendag 15/2026 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis Batubara...," bunyi Diktum Kedua KMK 31/MK/BC/2026, dikutip pada Minggu (5/7/2026).

Pengawasan atas pelaksanaan pembatasan ekspor juga dilakukan terhadap pengeluaran barang dari tempat penimbunan berikat (TPB) ke luar daerah pabean, dari kawasan ekonomi khusus (KEK) ke luar daerah pabean, dan pengeluaran barang dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB).

KMK 31/MK/BC/2026 telah ditetapkan oleh Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama atas nama Menteri Keuangan pada 31 Mei 2026 dan dinyatakan berlaku sejak 1 Juni 2026.

Dalam hal peraturan yang mengatur pembatasan ekspor batu bara dicabut dan pengawasan atas seluruh barang tersebut tidak lagi dilakukan oleh Ditjen Bea dan Cukai (DJBC), KMK 31/MK/BC/2026 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Sebagai informasi, pemerintah melaksanakan kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Pada masa transisi yang berlangsung saat ini, DSI menjalankan perannya sebagai perantara tunggal atas ekspor batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy yang tercakup dalam kebijakan ekspor satu pintu.

Kebijakan ekspor satu pintu akan dilaksanakan secara penuh oleh DSI selaku pemilik produk mulai 1 Januari 2027 sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 24/2026. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.