[News] Lomba Artikel Pajak 2026
[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
RAPBN 2027

Purbaya Optimistis Penerimaan Pajak 2027 Bisa Lampaui Target

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Minggu, 16 Agustus 2026 | 13.30 WIB
Purbaya Optimistis Penerimaan Pajak 2027 Bisa Lampaui Target
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (kanan) saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan tahun anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis penerimaan pajak tahun depan berpeluang tumbuh lebih tinggi dari target yang ditetapkan dalam RAPBN 2027.

Penerimaan pajak 2027 dapat melampaui perkiraan awal jika pemerintah memperbaiki sistem dan efektivitas pemungutan sehingga tax ratio turut meningkat. Adapun tax ratio 2026 diperkirakan hanya 8,05%, sedangkan tahun depan ditargetkan naik menjadi 9,27%.

"Kalau saya berhasil memperbaiki cara kita mengumpulkan pajak tahun ini, dengan bisa memperbaiki tax ratio-nya, masih ada potensi upside dari pengumpulan pajak tahun depan," ujarnya dalam konpers Nota Keuangan dan RAPBN TA 2027, dikutip pada Minggu (16/8/2026).

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan penerimaan pajak senilai Rp2.591,40 triliun. Angka tersebut naik 9,91% dibandingkan dengan target penerimaan pajak yang ditetapkan dalam APBN 2026 sejumlah Rp2.357,70 triliun.

Sementara itu, target penerimaan pajak tahun depan naik 12,14% bila dibandingkan dengan outlook 2026 yang diperkirakan hanya senilai Rp2.310,80 triliun.

Pemerintah memperkirakan realisasi penerimaan pajak akan mengalami shortfall atau lebih rendah daripada target yang ditetapkan dalam APBN 2026.

Lalu, penerimaan pajak tahun ini diperkirakan mengalami shortfall sekitar Rp46,9 triliun. Adapun shortfall timbul karena penerimaan pajak diperkirakan mencapai Rp2.310,8 triliun atau 98% dari target APBN 2026 senilai Rp2.357,7 triliun.

Meski shortfall, Purbaya berpandangan kinerja pemungutan pajak masih berjalan baik hingga saat ini. Menurutnya, kondisi itu tecermin dari penerimaan pajak yang mampu tumbuh sebesar 30% hingga awal Agustus 2026.

"Sampai hari ini, pertumbuhan pengumpulan pajak kita sudah mencapai 30% hingga Agustus. Jadi jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu, sehingga ke depan saya pikir kita tetap bisa memperbaiki tax ratio secara signifikan," tuturnya.

Berikut postur APBN 2026 dan RAPBN 2027:

(rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.