KEMENTERIAN KEUANGAN

Resmi Lantik 3 Dirjen Baru, Purbaya Minta Kerja Efisien dan Bersih

Aurora K. M. Simanjuntak
Rabu, 01 Juli 2026 | 18.45 WIB
Resmi Lantik 3 Dirjen Baru, Purbaya Minta Kerja Efisien dan Bersih
<p>Suasana acara pelantikan di Gedung Kementerian Keuangan.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik 3 orang pejabat eselon I Kementerian Keuangan pada hari ini, Rabu (1/7/2026).

Tiga pejabat yang dilantik, yaitu Dirjen Anggaran Sudarto, Dirjen Kekayaan Negara Evita Manthovani, dan Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Herman Saheruddin. Penetapan nama-nama dirjen baru ini dimuat dalam Keputusan Presiden RI No. 79/TPA/Tahun 2026.

"Hari ini saya melantik 3 pejabat pimpinan tinggi madya pada posisi yang sangat strategis, yaitu Dirjen Kekayaan Negara, Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, dan Dirjen Anggaran," ujarnya dalam acara pelantikan.

Setelah mengambil sumpah, Purbaya pun berpesan kepada 3 pejabat baru untuk menjalankan peran dan tugas dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya itu, dia juga menuntut agar seluruh pejabat Kemenkeu bekerja lebih cepat, efektif, bersih, serta memiliki etos kerja yang tinggi.

Kepada Dirjen Kekayaan Negara yang baru, Purbaya meminta DJKN tidak sekadar mencatat, menjaga, dan mengadministrasikan aset negara. Menurutnya, DJKN perlu melangkah maju dan mengambil peran sebagai strategic asset manager dan value creator untuk seluruh aset negara.

"Banyak aset negara yang harus kita lihat kembali, mana yang belum optimal, idle, ataupun underutilized, dan mana yang bisa mendukung program pembangunan tanpa harus menambah belanja modal baru," ucap Purbaya.

Selanjutnya, Purbaya berpesan unit vertikal yang dipimpin Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan untuk terus memperkuat koordinasi lintas instansi, dengan BI, OJK, LPS KSSK, DPR, serta kementerian dan lembaga terkait, terutama dalam mengimplementasikan UU P2SK dan regulasi turunannya.

"Saya juga minta setiap analisis sektor keuangan disusun dengan data yang terbaru, jernih dan berani menyampaikan risiko apa adanya. Bila ada tekanan pada nilai tukar, likuiditas, pasar modal atau arus modal, saya ingin DJSPSK mampu memberi peringatan dini dan rekomendasi yang dapat segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Sementara itu, Purbaya berharap Dirjen Anggaran yang baru dapat menjaga disiplin fiskal dan kualitas belanja negara. Dia ingin seluruh rencana belanja dijalankan secara konsisten, dan tidak sembarangan menggelontorkan anggaran belanja tambahan.

Menurutnya, setiap usulan anggaran yang disampaikan kepada bendahara negara perlu diuji dan ditinjau terlebih dahulu. Dia menilai kualitas belanja negara perlu ditingkatkan demi kelangsungan APBN dan guna menjaga agar defisit tidak melebihi 3% dari PDB.

"Saya sering mengingatkan tidak semua permintaan anggaran harus dipenuhi, yang harus kita penuhi adalah program yang benar-benar prioritas, siap dilaksanakan, berdampak bagi rakyat dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur Purbaya. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.