KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Kembali Tempatkan SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN

Muhamad Wildan
Sabtu, 27 Juni 2026 | 13.30 WIB
Pemerintah Kembali Tempatkan SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah memutuskan untuk kembali menempatkan dana saldo anggaran lebih (SAL) di bank-bank BUMN.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penempatan SAL di bank merupakan langkah strategis untuk memperkuat likuiditas bank dan penyaluran kredit. Penarikan dana SAL yang dilakukan sebelumnya justru memengaruhi likuiditas.

"Pemerintah terus memantau perkembangan likuiditas perbankan. Setelah dilakukan evaluasi, diputuskan untuk kembali menempatkan dana SAL agar fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi," ujar Purbaya, dikutip pada Sabtu (27/6/2026).

Kini, total SAL yang ditempatkan di bank BUMN mencapai Rp400 triliun. Sebelumnya, dana SAL di bank BUMN mencapai Rp300 triliun, tetapi sempat berkurang karena penarikan bertahap.

Penempatan SAL di bank BUMN dilakukan dengan skema tenor yang bervariasi serta bersifat fleksibel guna menjaga efektivitas pengelolaan kas negara dan memenuhi kebutuhan likuiditas bank.

"Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh instrumen kebijakan fiskal dapat mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Purbaya.

Dengan penguatan likuiditas dimaksud, bank BUMN diminta untuk terus meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor produktif dan UMKM.

"Pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan ini guna memastikan efektivitasnya dalam mendukung stabilitas ekonomi, memperkuat sektor keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif," ujar Purbaya. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.