PEREKONOMIAN INDONESIA

World Bank Perkirakan Ekonomi RI Tumbuh 5% Tahun Ini

Muhamad Wildan
Kamis, 11 Juni 2026 | 17.00 WIB
World Bank Perkirakan Ekonomi RI Tumbuh 5% Tahun Ini
<p>Ilustrasi.</p>

JAKARTA, DDTCNews - World Bank memperkirakan perekonomian Indonesia hanya akan bertumbuh sebesar 5% pada tahun ini.

Menurut World Bank, perlambatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun ini disebabkan oleh lemahnya ekspor akibat penurunan permintaan dari negara mitra serta menurunnya penanaman modal asing (PMA).

"Konsumsi swasta yang tangguh, belanja publik yang berkelanjutan, serta investasi domestik diharapkan akan memberikan bantalan jangka pendek," tulis World Bank dalam Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi Juni 2026, dikutip pada Kamis (11/6/2026).

Meski melambat, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipublikasikan World Bank kali ini tergolong lebih baik bila dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya pada East Asia & Pacific Economic Update edisi April 2026.

Revisi naik atas proyeksi kali ini utamanya disebabkan oleh data kuartal I/2026 yang menunjukkan perekonomian nasional mampu bertumbuh sebesar 5,61% berkat tingginya pertumbuhan konsumsi pemerintah, yakni sebesar 21,81%.

Meski sempat bertumbuh pesat pada kuartal I/2026, World Bank berpandangan Indonesia tidak bisa menggantungkan laju pertumbuhan ekonomi pada konsumsi pemerintah.

"Ketergantungan pada konsumsi pemerintah akan menciptakan risiko mengingat terbatasnya ruang fiskal dan naiknya biaya subsidi," tulis World Bank dalam laporannya.

Adapun konsumsi rumah tangga Indonesia diperkirakan akan konsisten tumbuh di level 5% berkat terjaganya laju konsumsi serta dukungan fiskal yang targeted.

Pada 2027 dan 2028, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar 5,2% berkat meredanya disrupsi pada sektor komoditas, meningkatnya kredit swasta dan investasi oleh Danantara, serta adanya upaya peningkatan kemudahan berusaha melalui debottlenecking.

Peningkatan investasi pada 2027 dan 2028 akan mengompensasi penurunan kontribusi net ekspor terhadap perekonomian nasional. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.