JAKARTA, DDTCNews - Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk satuan tugas (satgas) percepatan deregulasi untuk memperbaiki masalah perizinan di NKRI.
Prabowo secara khusus meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk mengumpulkan pakar dan menyiapkan pembentukan satgas percepatan deregulasi.
"Sederhanakan, ya, jangan persulit, para pengusaha harus dibantu, harus didukung. Yang nakal kita tertibkan, tapi yang baik, yang benar-benar mau bekerja, ya, harus dibantu," katanya, dikutip pada Rabu (27/5/2026).
Selama ini, lanjut Prabowo, masih banyak pengusaha yang menyampaikan keluhan kepada dirinya karena lambatnya perizinan.
Pengusaha harus menunggu selama 2 tahun untuk memperoleh izin, sedangkan negara lain bisa menerbitkan izin yang sama dalam waktu 2 pekan.
"Kita harus mengacu kepada negara tetangga, kalau mereka bisa keluarkan izin dalam 2 pekan, kenapa kita 2 tahun? Regulasi sederhanakan," ujar Prabowo.
Prabowo memandang regulasi yang ada saat ini justru didesain untuk memperlambat perizinan dan mendorong pemberian kickback oleh pelaku usaha dalam rangka memuluskan izin.
"Terus terang saja saya sampaikan, kecenderungan regulasi ialah inisiatif dari birokrat-birokrat untuk cari peluang. Ada yang nanti minta kickback, minta uang supaya izinnya dipercepat keluar. Sudah kita sederhanakan, ada K/L yang bikin lagi peraturan menteri, peraturan teknis," tutur Prabowo. (rig)
