[Academy] EB_IC PI 2026
[News] Lomba Artikel Pajak 2026
[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Konsolidasikan Pengadaan Barang, Prabowo Bakal Bikin Badan Baru

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14.30 WIB
Konsolidasikan Pengadaan Barang, Prabowo Bakal Bikin Badan Baru
<p>Presiden Prabowo Subianto.</p>

JAKARTA, DDTCNews — Presiden Prabowo Subianto akan mentransformasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menjadi Badan Pengadaan Pemerintah.

Prabowo mengatakan bahwa Badan Pengadaan Pemerintah diperlukan untuk mengonsolidasikan pengadaan barang dan jasa pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda). Konsolidasi ini dinilai akan mengefisienkan belanja secara signifikan.

"Jika barangnya sama, kita beli bersama. Jika kebutuhannya dapat direncanakan, kita rencanakan bersama. Jika negara dapat memperoleh harga dan mutu yang lebih baik dengan bekerja sama, tidak ada alasan untuk kita tidak lakukan itu. Tidak ada alasan untuk masing-masing institusi tetap melakukan pengadaan sendiri-sendiri," ujar Prabowo, dikutip pada Sabtu (15/8/2026).

Selama ini, kementerian/lembaga (K/L) dan pemda membeli barang dengan spesifikasi yang sama secara tidak terkoordinasi. Akibatnya, daya tawar negara menjadi lemah dan pemerintah tidak dapat memperoleh harga terbaik atas pengadaan tersebut.

Menurut Prabowo, praktik ini perlu dihentikan melalui pembentukan Badan Pengadaan Pemerintah yang mengonsolidasikan pengadaan barang dan jasa dengan spesifikasi serupa.

Bila konsolidasi pengadaan dilaksanakan secara disiplin, efisiensi belanja dalam setahun dapat menyentuh Rp360 triliun, 30% dari total belanja barang dan jasa senilai Rp1.200 triliun.

Pada tahun lalu, pemerintah telah mengonsolidasikan pengadaan interactive flat panel (IFP) melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hasilnya, harga pengadaan IFP berhasil ditekan dari Rp150 juta per unit menjadi Rp26 juta per unit.

"Ini penghematan hampir 6 kali. Rp150 juta kita beli dengan harga Rp26 juta termasuk ongkos kirim dan ongkos pasang sampai ke tempat terpencil, terluar, dan tertinggal. Saudara-saudara sekalian, oleh karena itu, pemerintah akan segera mengonsolidasikan seluruh pengadaan barang dan jasa yang serupa," ujar Prabowo.

Dengan konsolidasi ini, kebutuhan semua K/L dan pemda akan dihimpun dan spesifikasinya akan distandardisasikan demi menciptakan pengadaan yang lebih transparan, kompetitif, dan akuntabel.

Hasil efisiensi dari mengonsolidasikan pengadaan akan menghasilkan ruang fiskal tambahan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan lainnya. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.