JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik 5 orang pejabat eselon II baru pada Selasa, (21/4/2026).
Pelantikan pejabat baru tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan 94/2026 tentang Mutasi Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Keuangan.
" Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT bersama kita," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026).
Purbaya mengambil sumpah tiap pejabat baru dan berpesan supaya mereka menjalankan tugasnya dengan baik. Terlebih, para pejabat baru harus bertugas di tengah kondisi geopolitik yang membuat perekonomian global tidak stabil dan penuh ketidakpastian.
"Jabatan itu bukan fasilitas, itu amanah. Dengan amanah ini, kita diuji bukan saat kondisi normal, tapi saat tekanan datang," ucapnya.
Purbaya juga meminta pejabat baru untuk memprioritaskan 3 hal. Pertama, menerapkan disiplin fiskal, karena angka defisit anggaran sebesar 3% bukan sekadar target tetapi merupakan sinyal kepada negara di dunia untuk menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjaga kinerja APBN.
Kedua, serius melakukan cash management dengan rapi. Menurut Purbaya, aliran dana APBN harus dijaga guna mendorong perekonomian nasional, dan supaya tidak tersendat membiayai berbagai program seperti beberapa bulan atau tahun sebelumnya.
Ketiga, menempatkan APBN sebagai countercyclical, serta mendesain kebijakan fiskal dengan baik dan terarah.
"Jadi, peranan teman-teman semua ini jelas, jaga fiskal, dorong pertumbuhan dan pastikan negara ini tetap stabil. Efek kerja Anda panjang, investor percaya, modal masuk, ekonomi akan tumbuh lebih cepat, dan bisa membuka lapangan kerja lebih banyak lagi," tutur Purbaya.
Berikut nama-nama pejabat eselon II yang dilantik pada hari ini:
Sekretariat Jenderal
Ditjen Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF)
Ditjen Kekayaan Negara (DJKN)
Ditjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK)
