LONDON, DDTCNews - Seruan pemangkasan tarif PPN atas restoran kembali mengemuka di Inggris.
Kini, 4 chef dan pemilik restoran ternama di Inggris mendesak pemerintah untuk memangkas PPN atas restoran dan pub. Keempatnya yakni Tom Kerridge, Yotam Ottolenghi, Ravneet Gill, dan Simon Rogan.
Pemangkasan tarif PPN dinilai sangat mendesak untuk menjaga keberlangsungan usaha dan penyediaan lapangan kerja. "Kami sama sekali tidak menghasilkan uang, dan kami hanya berusaha bertahan hidup," kata Rogan, dikutip pada Selasa (9/6/2026).
Tarif standar PPN atas barang dan jasa di Inggris adalah 20%. Menurut UK Hospitality, tarif PPN sebesar 20% pada sektor hospitality di Inggris menjadi yang tertinggi kedua di Eropa setelah Denmark.
Sebagai perbandingan, tarif PPN atas hospitality di Jerman adalah sebesar 7%, Irlandia 9%, Prancis 10%, Italia 10%, dan Spanyol 10%.
Demi menyelamatkan usaha restoran, para Chef menyerukan tarif PPN dipangkas menjadi 10%. Pemangkasan tarif tersebut dinilai mampu mengurangi tekanan pada pelaku usaha serta mendekatkan tarif PPN hospitality Inggris dengan negara-negara lain di Eropa.
Seruan ini muncul setelah beberapa tahun yang sulit bagi industri hospitality. Tekanan pada sektor usaha tersebut bermula dari pandemi Covid-19, yang kemudian diikuti dengan perang di Ukraina sehingga mendorong kenaikan biaya.
Pemangkasan tarif PPN diyakini mampu memperkuat sektor hospitality di Inggris. Sebab, pemotongan tarif tidak hanya berdampak pada bisnis restoran, tetapi juga toko roti, kafe, dan pub.
"Jangan memandang kami seolah-olah memperoleh keuntungan adalah hal yang kotor," ujar Gill.
Menteri Sekretaris Negara Pat McFadden mengakui pemerintah terus-menerus menerima usulan terkait pemotongan pajak. Namun, ada biaya yang harus ditanggung apabila usulan tersebut dikabulkan.
"Menteri keuangan harus membuat keputusan-keputusan ini secara menyeluruh, dengan mempertimbangkan semua tuntutan dan kebutuhan belanja yang terus meningkat," ucap McFadden dilansir bbc.com.
Pekan lalu, Menteri Keuangan Rachel Reeves mengumumkan program Great British Summer Savings 2026, termasuk pemangkasan PPN dari 20% menjadi 5% hanya untuk berbagai atraksi selama liburan musim panas.
Pemotongan tarif PPN juga mencakup makanan anak-anak di restoran dan kafe. Program ini berlaku pada 25 Juni hingga 1 September 2026. (dik)
