PORTUGAL

Negara Eropa Ramai-Ramai Akan Terapkan Windfall Tax atas Komoditas

Muhamad Wildan
Senin, 11 Mei 2026 | 17.00 WIB
Negara Eropa Ramai-Ramai Akan Terapkan Windfall Tax atas Komoditas
<p>Ilustrasi. Bendera Uni Eropa. (foto: europe.eu)</p>

LISBON, DDTCNews - Pemerintah Portugal berencana mengenakan windfall tax atas wajib pajak sektor energi yang diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menteri Keuangan Portugal Jose Miranda Sarmento mengatakan pemerintah mengusulkan desain windfall tax yang mirip dengan windfall tax pada 2022. Kala itu, Portugal mengenakan windfall tax sebagai respons atas perang di Ukraina.

"Pemerintah akan melihat langkah-langkah yang diterapkan pada 2022, melakukan penyesuaian, dan mengajukannya ke parlemen dalam waktu dekat," katanya, dikutip pada Senin (11/5/2026).

Kala itu, Portugal mengenakan pajak sebesar 33% atas excess profit yang diterima oleh perusahaan sektor energi dan perusahaan sektor pangan.

Meski demikian, Sarmento masih belum bersedia memberikan kepastian mengenai tarif yang akan diberlakukan pada kebijakan windfall tax kali ini.

"Krisis kali ini berbeda bila dibandingkan dengan krisis pada 2022. Inflasi kita masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan 2022," ujar Sarmento seperti dilansir Tax Notes International.

Selain mendorong pengenaan windfall tax pada level domestik, Portugal bersama Austria, Jerman, Italia, dan Spanyol telah bersurat ke Komisi Eropa untuk mendorong pengenaan windfall tax se-Uni Eropa.

Menanggapi surat dimaksud, Komisioner Bidang Ekonomi Uni Eropa Valdis Dombrovskis menyebut pihaknya belum akan menerapkan windfall tax se-Uni Eropa. Menurutnya, setiap negara anggota punya kewenangannya masing-masing untuk menerapkan windfall tax. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.