[DDTCNews] Survei 2026
[Academy IC PI Sept 2026]
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
KPP PRATAMA JAKARTA CILANDAK

KPP Tanamkan Budaya Sadar Pajak Sejak Dini kepada Siswa Sekolah Rakyat

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Kamis, 03 September 2026 | 14.15 WIB
KPP Tanamkan Budaya Sadar Pajak Sejak Dini kepada Siswa Sekolah Rakyat
<p>Kepala KPP Pratama Jakarta Cilandak Aly Rahmat Shaleh.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Cilandak berkolaborasi dengan KPP Madya Jakarta Selatan II menyelenggarakan Pajak Bertutur 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 DKI Jakarta.

Kepala KPP Pratama Jakarta Cilandak Aly Rahmat Shaleh mengatakan Pajak Bertutur bertujuan untuk memberikan edukasi perpajakan bagi peserta didik tingkat SMA. Melalui kegiatan ini, petugas pajak turut mengenalkan pentingnya pajak dalam mencapai tujuan negara, salah satunya ialah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Salah satu bentuk mencerdaskan kehidupan bangsa itu contohnya kita yang berada di sini, ada sekolah rakyat. Untuk mencapai cita-cita itu kita butuh dana, dan dana itu berasal dari pajak," ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Aly menjelaskan penerimaan pajak merupakan salah satu sumber utama untuk membiayai berbagai program pemerintah, termasuk pendidikan dan pembangunan infrastruktur di dalam negeri. Untuk itu, dia ingin menanamkan budaya sadar pajak sejak dini kepada para pelajar.

Dengan dibekali wawasan tentang pajak, diharapkan sekolah tidak hanya menghasilkan lulusan yang berpendidikan, tetapi juga masyarakat yang sadar dan patuh terhadap kewajiban perpajakannya.

"Jadi tujuan Pajak Bertutur adalah bagaimana kita mengedukasi adik-adik sebagai calon wajib pajak, yang setelah lulus akan menjadi pembayar pajak, menjadi pemimpin di masa depan, menciptakan generasi Indonesia Emas 2045. Jadi, pajak itu sangat penting," tuturnya.

Pelaksanaan Pajak Bertutur di lingkungan Sekolah Rakyat menjadi momentum untuk memperluas edukasi kesadaran pajak kepada generasi muda. Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan peran pajak dalam mendukung penyediaan layanan publik yang dapat dirasakan masyarakat.

Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan berbasis asrama yang memberikan akses pendidikan bagi peserta didik dari keluarga miskin, miskin ekstrem, dan/atau rentan. Pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.

Selain menumbuhkan kesadaran pajak sejak dini, kegiatan Pajak Bertutur juga dimaksudkan untuk mendukung program inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan.

"Pajak sangat penting dan kita ibaratkan seperti darah dalam tubuh. Kalau tidak ada, kita bisa lemas. Begitu juga pembangunan dan lainnya tidak bisa dikerjakan atau tidak bisa berjalan dengan baik," kata Aly. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.