KEDIRI, DDTCNews - Sebanyak 81 siswa jenjang SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri terpilih sebagai peserta Pajak Bertutur 2026 yang digelar oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kediri pada 3 September 2026.
Mengusung tema Pajak Kita, Energi Generasi Juara, Kepala KPP Pratama Kediri Mulyanto Budi Santosa membuka kegiatan dengan menayangkan video singkat tentang pentingnya pajak. Menurut Mulyanto, pajak diibaratkan sebagai penghasilan dalam rumah tangga.
"Seperti sebuah keluarga, negara tentu memerlukan penghasilan. Negara harus mengelola penghasilan tersebut untuk berbagai pengeluaran," kata Mulyanto seperti dikutip dari situs DJP, Kamis (10/9/2026).
Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kediri, Nur Zam'ah yang diiringi dengan gemuruh yel-yel dari para siswa. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan edukasi tersebut.
"Sekolah Rakyat merupakan salah satu contoh nyata pembangunan sektor pendidikan yang didanai dari pajak. Kami berterima kasih karena KPP Pratama Kediri beserta tim berkenan menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur 2026 di sekolah ini," tutur Nur Zam'ah.
Edukasi dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi kesadaran pajak yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik. Peserta lalu yang menyimak pemaparan materi, termasuk kegiatan Direktur Jenderal Pajak Menyapa yang digelar secara daring.
Sementara itu, penyuluh pajak KPP Pratama Kediri Hendy menyampaikan bahwa orang yang tidak mau membayar pajak padahal ikut menikmati fasilitas negara sama halnya dengan penumpang gelap atau free rider.
Pajak Bertutur 2026 merupakan program tahunan DJP yang digelar secara serentak di Indonesia untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini kepada generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tak hanya memahami pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan negara, tetapi juga tumbuh menjadi warga negara yang sadar dan bertanggung jawab. (rig)
