PEMILU 2024

Begini Cara Ganjar Lakukan Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak

Muhamad Wildan | Kamis, 11 Januari 2024 | 16:30 WIB
Begini Cara Ganjar Lakukan Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

JAKARTA, DDTCNews - Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo berencana untuk melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi berbasis pada data dan informasi guna meningkatkan tax ratio Indonesia yang saat ini masih rendah.

Ganjar mengatakan ekstensifikasi dilaksanakan secara targeted pada kelompok-kelompok yang spesifik sehingga memberikan dampak optimal terhadap penerimaan pajak. Ekstensifikasi perlu dilakukan lewat dialog, bukan ancaman pengenaan sanksi dan sejenisnya.

"Ekstensifikasi yang gede banget ini [jumlahnya] sebenarnya bisa diajak dialog. Jangan diancam, mereka ini punya semangat berusaha," ujar Ganjar dalam Dialog Capres 03 Ganjar Pranowo Bersama Kadin, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga:
Perda Baru, Ini Tarif Pajak Daerah Kota Bengkulu

Ganjar menuturkan upaya ekstensifikasi tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh pemerintah, tetapi harus dilakukan bersama dengan stakeholder terkait, termasuk dengan Kadin.

Sementara itu, intensifikasi perlu dilakukan secara spesifik kepada segmen wajib pajak yang belum patuh, bukan terhadap mereka yang sudah patuh membayar pajak, tetapi masih melakukan sedikit kesalahan dalam pelaksanaan kewajibannya.

"Kita itu sudah bayar. Kalau mau cari-cari kesalahan pasti ada. Tapi, silakan baca ini lho grafik pembayaran pajak saya, ini sales kami. Kurang apa kami pada republik ini," katanya saat menirukan keluhan dari wajib pajak yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga:
Sengaja Tidak Lapor SPT? Ada Risiko Sanksi Pidana Penjara dan Denda

Ganjar berharap upaya yang akan dilakukan itu dapat meningkatkan tax ratio sekaligus menciptakan level playing field antarperlaku usaha.

Menurutnya, upaya ekstensifikasi dan intensifikasi ditargetkan bisa meningkatkan kepatuhan pajak sehingga pelaku usaha yang patuh pajak tidak perlu bersaing dengan mereka yang tidak patuh pajak seperti saat ini.

Sebagai informasi, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud sebelumnya mengungkapkan terdapat 3 langkah yang akan diambil oleh Ganjar-Mahfud untuk menciptakan budaya kepatuhan pajak di masyarakat.

Tiga langkah tersebut yakni penyederhanaan prosedur pembayaran dan pelaporan pajak, peningkatan literasi pajak, dan penegakan hukum. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Minggu, 14 April 2024 | 14:30 WIB KOTA BENGKULU

Perda Baru, Ini Tarif Pajak Daerah Kota Bengkulu

Minggu, 14 April 2024 | 14:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

SPT Tahunan WP Dianggap Tak Disampaikan, Ternyata karena ‘Tak Lengkap’

Minggu, 14 April 2024 | 13:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Solusi Atasi Notifikasi ‘BPS SPT Sebelumnya Belum Ada’, Begini Caranya

BERITA PILIHAN
Minggu, 14 April 2024 | 15:00 WIB PERMENKOP UKM 2/2024

Laporan Keuangan Koperasi Wajib Disusun Pakai Bahasa dan Mata Uang Ini

Minggu, 14 April 2024 | 14:30 WIB KOTA BENGKULU

Perda Baru, Ini Tarif Pajak Daerah Kota Bengkulu

Minggu, 14 April 2024 | 14:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

SPT Tahunan WP Dianggap Tak Disampaikan, Ternyata karena ‘Tak Lengkap’

Minggu, 14 April 2024 | 13:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Solusi Atasi Notifikasi ‘BPS SPT Sebelumnya Belum Ada’, Begini Caranya

Minggu, 14 April 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Tahukah Anda? Ternyata Produk Parfum Pernah Kena Pajak Barang Mewah

Minggu, 14 April 2024 | 12:00 WIB KOTA PEKANBARU

Bantu Bagikan SPPT PBB, Ada Insentif Buat Camat Hingga Ketua RT/RW

Minggu, 14 April 2024 | 11:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPN Rokok Berpotensi Naik Jadi 10,7 Persen Tahun Depan

Minggu, 14 April 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK DAERAH

Ketentuan Terbaru soal Tarif Pajak Daerah di Pemerintah Kota Bekasi