Review
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 23 Februari 2021 | 11:05 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 21 Februari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP KALIMANTAN BARAT AHMAD DJAMHARI:
Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:52 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 24 Februari 2021 | 17:25 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 24 Februari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Selasa, 23 Februari 2021 | 15:10 WIB
WARREN BUFFET:
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Soal Kerja Sama Investor dengan UMKM, Ini Harapan Jokowi

A+
A-
3
A+
A-
3
Soal Kerja Sama Investor dengan UMKM, Ini Harapan Jokowi

Presiden Joko Widodo (kanan) dalam acara penandatanganan komitmen kerja sama. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan penandatanganan komitmen kerja sama senilai total Rp1,5 triliun antara penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Jokowi mengatakan kerja sama itu sangat penting untuk mendorong UMKM masuk dalam rantai produksi global dan berkembang. Dia berharap usaha-usaha mikro akan bisa naik kelas menjadi kecil, yang kecil menjadi menengah, serta yang menengah menjadi besar.

"Kemitraan UMKM dengan usaha besar ini sangat penting agar UMKM kita bisa masuk dalam rantai produksi global, global value chains, agar meningkatkan peluang UMKM kita untuk bisa naik kelas," katanya secara virtual, Senin (18/1/2021).

Baca Juga: UMKM Kena Masalah Hukum, Pemerintah Bakal Beri Bantuan Gratis

Jokowi mengatakan kerja sama tersebut juga akan membuat kualitas produk UMKM lebih bersaing di pasar global. Misalnya, dari sisi perbaikan kualitas produksi, kemasan, hingga manajemen usaha.

Komitmen kerja sama hari ini ditandatangani oleh 56 usaha besar yang terdiri atas 29 PMA dan 27 PMSM, dengan 196 UMKM. Jokowi ingin kerja sama itu terus berlanjut dengan nilai yang terus membesar dan keterlibatan pengusaha makin luas.

Jokowi juga meminta pengusaha besar tidak hanya memikirkan usaha sendiri. Menurutnya, pengusaha bisa melibatkan UMKM yang ada di sekitarnya dalam aktivitas perusahaan agar bisa berkembang dan naik kelas.

Baca Juga: UMKM Belum Punya NIB? Pemerintah Bakal Beri Pendampingan

Dia menegaskan pemerintah akan terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM tersebut bisa menguntungkan kedua pihak. Salah satunya, melalui mengesahkan UU Cipta Kerja untuk terus meningkatkan kemudahan berusaha.

Jokowi berharap pelaku usaha besar dan UMKM bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk berkembang dengan prinsip saling menguntungkan.

"Semuanya harus untung. Enggak bisa yang gede suruh rugi dan yang UMKM untung. Enggak. Semuanya harus untung," imbuh Jokowi. (kaw)

Baca Juga: Mulai Pakai Tarif Umum, WP UMKM Tak Wajib Lapor SPT Masa PPh Pasal 25

Topik : investasi, BKPM, PMA, PMDN, UMKM, investor, Presiden Jokowi
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 17 Februari 2021 | 16:55 WIB
PMK 9/2021
Rabu, 17 Februari 2021 | 15:36 WIB
SISTEM PERADILAN
Rabu, 17 Februari 2021 | 12:13 WIB
VAKSIN COVID-19
Rabu, 17 Februari 2021 | 10:22 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI
berita pilihan
Kamis, 25 Februari 2021 | 12:15 WIB
PP 7/2021
Kamis, 25 Februari 2021 | 12:13 WIB
PROVINSI LAMPUNG
Kamis, 25 Februari 2021 | 11:56 WIB
INSTITUT STIAMI
Kamis, 25 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:48 WIB
PP 7/2021
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:22 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 25 Februari 2021 | 09:51 WIB
INSENTIF FISKAL
Kamis, 25 Februari 2021 | 09:20 WIB
KOREA SELATAN
Kamis, 25 Februari 2021 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI