BANK INDONESIA

Prabowo Ajukan 3 Calon Deputi Gubernur BI, Ada Nama Thomas Djiwandono

Aurora K. M. Simanjuntak
Selasa, 20 Januari 2026 | 10.00 WIB
Prabowo Ajukan 3 Calon Deputi Gubernur BI, Ada Nama Thomas Djiwandono
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dan Wakil Menteri Keuangan Thomas A. M. Djiwandono (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Presiden Prabowo Subianto mengajukan 3 nama calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan satu kursi deputi gubernur BI kosong setelah Juda Agung mengundurkan diri. Dia pun membenarkan salah satu nama yang diusulkan menggantikan Juda adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, yang merupakan keponakan Prabowo.

"Ada beberapa nama yang dikirimkan, salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan namanya Wamenkeu Pak Tommy Djiwandono," ujarnya, dikutip pada Selasa (20/1/2026).

Dalam mengisi posisi deputi gubernur BI, Prabowo mesti mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR. Nantinya, DPR akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk memiliki satu nama yang disetujui.

Terpisah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan mengenai isu salah satu wakilnya akan ditarik ke bank sentral. Dia mendukung Thomas berkarier di sektor moneter agar memiliki pengalaman yang lebih luas.

"Ya baguslah, biar Pak Thomas punya pengalaman lebih luas lagi. Sudah di fiskal sekarang, kalau masuk kan ke moneter 'kan bagus, saya mendukung," kata Purbaya.

Sementara itu, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun menyampaikan supres dari pemerintah mengenai pencalonan deputi gubernur BI sudah diterima sekaligus dibahas dalam Badan Musyawarah DPR. Dalam waktu dekat, Komisi XI DPR bertugas melakukan rapat internal untuk mengatur jadwal fit and proper test.

Dia juga mengungkapkan 3 nama yang diusulkan sebagai calon deputi gubernur BI adalah Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M Juhro.

"Surpres sudah diterima, lalu ditugaskan kepada Komisi XI untuk melakukan fit and proper. Pokoknya minggu ini lah [rapat komisi]. Semua yang berkaitan dengan deputi sampai deputi senior itu usulan dari BI, disampaikan ke presiden. Pokoknya alasan ada supres itu karena adanya pengunduran diri," jelas Misbakhun. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.