Review
Rabu, 27 Januari 2021 | 16:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 26 Januari 2021 | 09:08 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 24 Januari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA BAPENDA DKI JAKARTA M. TSANI ANNAFARI:
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:38 WIB
TAX HOLIDAY (7)
Rabu, 27 Januari 2021 | 18:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:35 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 27 Januari 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JANUARI - 2 FEBRUARI 2021
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Reportase
Perpajakan.id

PMK Baru Insentif Tax Holiday dan Supertax Deduction, Download di Sini

A+
A-
2
A+
A-
2
PMK Baru Insentif Tax Holiday dan Supertax Deduction, Download di Sini

Tampilan depan DDTC Newsletter Vol.04 No.8, Oktober 2020 bertajuk Recent Regulations on Tax Holiday Incentives and Super Tax Deduction for R&D Activities

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menerbitkan aturan turunan pemberian insentif super tax deduction untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). Selain itu, otoritas juga merevisi peraturan mengenai pemberian tax holiday untuk industri pionir.

Dalam dua minggu terakhir, pemerintah juga merilis beleid yang mengatur tentang pengurangan jenis barang untuk penanganan Covid-19 yang mendapat fasilitas, waktu pelaksanaan persidangan di pengadilan pajak di masa pandemi, dan pengawasan impor atau ekspor barang lartas.

Ada pula peraturan baru mengenai tata cara penyelesaian permohonan, pelaksanaan, dan evaluasi Advance Pricing Agreement (APA), prosedur seleksi penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP), dan pembayaran/penyetoran penerimaan negara untuk kepabeanan dan cukai secara elektronik.

Baca Juga: Pemeriksaan Lapangan Pemanfaatan Tax Holiday

Adapun aturan-aturan tersebut telah dirangkum dalam DDTC Newsletter Vol.04 No.8, Oktober 2020 bertajuk Recent Regulations on Tax Holiday Incentives and Super Tax Deduction for R&D Activities. Anda juga bisa men-download sejumlah aturan tersebut di sini.

  • Perubahan Ketentuan Tax Holiday

Perubahan ketentuan pemberian tax holiday untuk industri pionir tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 130/PMK.010/2020. Beleid ini berlaku 15 hari sejak 24 September 2020. Berlakunya beleid ini sekaligus mencabut Peraturan Menteri Keuangan No.150/PMK.010/2018.

  • Supertax Deduction untuk Kegiatan Penelitian dan Pengembangan

Pemberian insentif supertax deduction untuk kegiatan litbang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 153/PMK.010/2020. Beleid ini berlaku mulai 9 Oktober 2020 dan merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah No.45 Tahun 2019.

Baca Juga: Duh, Ribuan Triliun Komitmen Penerima Tax Holiday Belum Diinvestasikan
  • Tata Cara Penyelesaian Permohonan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Advance Pricing Agreement

Aturan mengenai tata cara penyelesaian permohonan, pelaksanaan, dan evaluasi kesepakatan harga transfer (APA) tertuang dalam Peraturan Dirjen Pajak No. PER-17/PJ/2020. Beleid ini berlaku pada 17 September 2020 dan sekaligus mencabut PER-69/PJ/2010.

  • Pengurangan Jenis Barang Impor untuk Penanganan Covid-19 yang Diberikan Fasilitas

Melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 149/PMK.04/2020, otoritas fiskal mengurangi jenis barang impor untuk penanganan Covid-19 yang diberikan fasilitas. Beleid ini mulai berlaku sejak 8 Oktober 2020.

  • Petunjuk Pelaksanaan Seleksi PJAP dan Penambahan Layanan PJAP

Petunjuk pelaksanaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dirjen Pajak No. SE-48/PJ/2020. Surat Edaran ini berlaku mulai 18 September 2020 dan dimaksudkan untuk memberikan pedoman pelaksanaan PER-11/2019 s.t.t.d. PER-11/2020.

Baca Juga: Ini Daftar Negara yang Royal Beri Insentif Pajak untuk Litbang
  • Penyetoran Penerimaan Negara Dalam Rangka Kepabeanan dan Cukai Secara Elektronik

Melalui Peraturan Menteri Keuangan No.148/PMK.04/2020, otoritas fiskal memperbarui ketentuan mengenai penyetoran terkait dengan kepabeanan dan cukai secara elektronik. Beleid ini berlaku setelah 30 hari sejak 8 Oktober 2020.

  • Pengaturan Kembali Ketentuan Pengawasan Impor atau Ekspor Barang Lartas

Penyesuaian ketentuan pengawasan barang lartas tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.141/PMK.04/2020. Beleid ini diundangkan pada 2 Oktober 2020 dan mulai berlaku 30 hari sejak tanggal diundangkan.

  • Ketentuan Waktu Pelaksanaan Persidangan di Pengadilan Pajak pada Masa Pandemi

Pengadilan pajak kembali menggelar persidangan mulai Senin (12/10/2020) dengan menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Ketua Pengadilan Pajak No. SE-024/PP/2020.*

Baca Juga: Tax Holiday bagi Wajib Pajak yang Mendapat Penugasan Pemerintah

Topik : DDTC Newsletter, peraturan pajak, download peraturan, tax holiday, super tax deduction, litbang
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 26 November 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 16 November 2020 | 09:34 WIB
DDTC NEWSLETTER
Minggu, 15 November 2020 | 07:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Rabu, 11 November 2020 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
berita pilihan
Kamis, 28 Januari 2021 | 16:16 WIB
PMK 6/2021
Kamis, 28 Januari 2021 | 16:00 WIB
OMBUDSMAN PERIODE 2021-2026
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:48 WIB
KOTA TEGAL
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:45 WIB
FILIPINA
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:38 WIB
TAX HOLIDAY (7)
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:12 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 28 Januari 2021 | 14:23 WIB
KABUPATEN LEBONG
Kamis, 28 Januari 2021 | 13:53 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA