Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 02 Desember 2022 | 21:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:30 WIB
TIPS KEPABEANAN
Senin, 28 November 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:00 WIB
KMK 63/2022
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Komunitas
Minggu, 04 Desember 2022 | 07:40 WIB
WAKIL KETUA I PERTAPSI TITI MUSWATI PUTRANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:30 WIB
SELEBRITAS
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK
Reportase

Perketat Seleksi Calon Hakim Agung, KY Dorong Partisipasi Publik

A+
A-
0
A+
A-
0
Perketat Seleksi Calon Hakim Agung, KY Dorong Partisipasi Publik

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Komisi Yudisial (KY) menyatakan akan memperketat proses seleksi calon hakim agung (CHA) sebagai respons atas ditetapkannya seorang hakim agung sebagai tersangka oleh KPK pada bulan lalu.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah mengatakan pihaknya akan terus membuka diri atas semua masukan dari seluruh lapisan masyarakat guna memperketat proses seleksi, khususnya seleksi rekam jejak.

"Dengan kejadian itu, kami akan terus memperketat. Bukan berarti kemarin tak ketat, kemarin sudah sangat ketat. Namun, sekarang lebih diperketat lagi, terutama seleksi rekam jejak," katanya, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Khawatir Ganggu Investasi, Hungaria Kukuh Tolak Pajak Minimum Global

Merujuk pada pengumuman KY, masyarakat diberi kesempatan untuk dapat menyampaikan informasi mengenai rekam jejak para CHA. Untuk menyampaikan informasi rekam jejak tersebut, masyarakat perlu melampirkan identitas yang jelas.

"Informasi atau pendapat tertulis hendaknya sudah diterima Tim Seleksi CHA Republik Indonesia paling lambat tanggal 14 November 2022 di alamat email [email protected]," tulis KY.

KY telah mengumumkan nama-nama CHA yang lolos seleksi administrasi, termasuk CHA tata usaha negara (TUN) khusus pajak. Dari total 88 CHA yang lolos seleksi administrasi, 8 CHA di antaranya adalah CHA TUN khusus pajak.

Baca Juga: Kriteria Dokumen yang Dapat Dibebaskan dari Pungutan Bea Meterai

CHA TUN khusus pajak yang lolos seleksi administrasi tersebut antara lain Hakim Pengadilan Tinggi TUN Surabaya AK Setiyono, Arifin Halim yang berprofesi sebagai konsultan pajak di KPP Arifin Halim.

Kemudian, Doni Budiono yang merupakan advokat dari PDB Law Firm dan KJA/KPP Doni Budiono dan Eddhi Sutarto yang berprofesi sebagai advokat di Konsultan Management and Lawfirm Eddhi Sutarto and Partner.

Selanjutnya, Hakim Pengadilan Pajak Ruwaidah Afiyati, Wakil Ketua II Pengadilan Pajak Triyono Martanto, Kepala KPP Pratama Meulaboh Wahyudi, dan Ahli Manajemen Perubahan Kantor Pusat DJP Yeheskiel Minggus Tiranda.

Baca Juga: Ada 3 Jenis Tarif PPh Final atas PHTB, DJP Jelaskan Aturannya

Para CHA yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti seleksi kualitas pada 17 Oktober hingga 18 Oktober di Millenium Hotel, Jakarta Pusat.

Dalam seleksi kualitas, para CHA harus menyerahkan karya profesi dan surat rekomendasi dari 3 orang yang mengetahui integritas, kualitas, dan kinerja CHA paling lambat pada 14 Oktober 2022 melalui alamat email [email protected]. (rig)

Baca Juga: DJP Beberkan Kriteria Wajib Pajak yang Dibebaskan dari PPh Final PHTB

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : seleksi hakim agung, asesmen calon hakim agung, komisi yudisial, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 02 Desember 2022 | 10:30 WIB
PER-12/BC/2022

DJBC Terbitkan Peraturan Baru Soal Desain Pita Cukai 2023

Jum'at, 02 Desember 2022 | 10:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Hindari Retur, DJP: Pastikan Barang yang Akan Masuk KPBPB Sudah Sesuai

Jum'at, 02 Desember 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Hingga 15 Desember 2022, Tarif Bea Keluar CPO Dipatok US$33 per MT

Kamis, 01 Desember 2022 | 19:30 WIB
BEA METERAI

Dokumen yang Wajib Dikenakan Bea Meterai, Ini Sanksinya Jika Tak Lunas

berita pilihan

Minggu, 04 Desember 2022 | 15:00 WIB
HUNGARIA

Khawatir Ganggu Investasi, Hungaria Kukuh Tolak Pajak Minimum Global

Minggu, 04 Desember 2022 | 14:00 WIB
BEA METERAI

Kriteria Dokumen yang Dapat Dibebaskan dari Pungutan Bea Meterai

Minggu, 04 Desember 2022 | 13:00 WIB
PERATURAN PAJAK

Ada 3 Jenis Tarif PPh Final atas PHTB, DJP Jelaskan Aturannya

Minggu, 04 Desember 2022 | 12:00 WIB
KP2KP BENTENG

Belum Setor PPh Final UMKM, Toko Kelontong Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 04 Desember 2022 | 11:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Beberkan Kriteria Wajib Pajak yang Dibebaskan dari PPh Final PHTB

Minggu, 04 Desember 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Penghasilan yang Masuk dalam Pencatatan WP Orang Pribadi

Minggu, 04 Desember 2022 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Utang Pemerintah Capai Rp7.496 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman

Minggu, 04 Desember 2022 | 10:00 WIB
KP2KP PINRANG

Bisnis Minuman Membludak, Petugas Pajak Sambangi Pabrik Es

Minggu, 04 Desember 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Banyak Daerah Tak Punya RDTR, Perizinan Jadi Terkendala