JAKARTA, DDTCNews - Presiden Prabowo Subianto meminta Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mempercepat pembangunan IKN.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan fasilitas negara di IKN. Menurutnya, pembangunan fasilitas negara ditargetkan selesai pada 2028.
"Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028," ujar Prasetyo, dikutip pada Rabu (14/1/2026).
Prasetyo pun menerangkan secara prinsip Prabowo memberikan penekanan pada 2 hal utama, yakni perbaikan dan percepatan proses pembangunan di IKN.
"Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus Otoritas IKN dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki," ujar Prasetyo.
Adapun percepatan diperlukan agar penyelenggaraan 3 fungsi pemerintahan di IKN bisa segera diwujudkan. "Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya 3 fungsi bisa segera selesai," ujar Prasetyo.
Terpisah, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meminta publik dan investor untuk tidak meragukan keseriusan pemerintah dalam membangun dan memindahkan kegiatan pemerintahan ke IKN.
"Kepada para investor, saya sampaikan agar tidak ragu lagi. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh agar IKN benar-benar siap dan berfungsi sebagai ibu kota politik. Seluruh proses pembangunan akan dikerjakan dengan tepat waktu, tepat kualitas, serta secara efektif dan efisien," ujar Dody. (dik)
