Berita
Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG
Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Per Mei 2021, Neraca Dagang Indonesia Kembali Cetak Surplus

A+
A-
0
A+
A-
0
Per Mei 2021, Neraca Dagang Indonesia Kembali Cetak Surplus

Ilustrasi. Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/4/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$2,36 miliar pada Mei 2021, sekaligus menjadi surplus tertinggi dalam tahun berjalan ini.

"Selama 13 bulan secara beruntun, neraca perdagangan Indonesia keluar hasil membukukan surplus. Performanya sangat bagus sekali," kata Kepala BPS Suhariyanto melalui konferensi video, Selasa (15/6/2021).

Pada Mei 2021, nilai ekspor tercatat US$16,60 miliar atau naik 59% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun kinerja ekspor sepanjang Januari-Mei 2021 mencapai US$83,99 miliar, naik 31% dari periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Hakim Agung Khusus Pajak, KY Siapkan Dua Solusi

Ekspor migas pada Mei 2021 tercatat hanya US$936,6 juta, sedangkan nonmigas mencapai US$15,66 miliar. Khusus pada ekspor nonmigas, terjadi kenaikan hingga 58,30% dibandingkan dengan kinerja ekspor pada Mei 2020.

"Kenaikan nilai ekspor pada Mei 2021 secara year-on-year mengalami kenaikan yang impresif," ujar Suhariyanto.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari hingga Mei 2021 yakni China senilai US$3,47 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,70 miliar dan Jepang US$1,10 miliar.

Baca Juga: Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Sementara itu, nilai impor pada Mei 2021 tercatat US$14,23 miliar atau naik 69% dari periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah itu, impor migas menyumbang US$2,06 miliar dan impor nonmigas menyumbang US$12,17 miliar.

Berdasarkan data BPS, negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga Mei 2021 di antaranya China senilai US$20,56 miliar, diikuti Jepang US$5,28 miliar, serta Korea Selatan US$3,71 miliar.

Menurut golongan penggunaan barang, Suhariyanto menyebut terjadi kenaikan nilai impor pada Januari hingga Mei 2021 terhadap periode yang sama 2020, yakni pada barang konsumsi 23,97%, bahan baku/penolong 24,14%, serta barang modal 15,13%.

Baca Juga: Perluasan Cakupan OECD Pilar 1 Berdampak Terhadap PTE? Ini Kata DJP

"Yang tertinggi [kenaikannya] adalah impor bahan baku atau penolong, di mana 24,14%, menandakan bahwa manufaktur di Indonesia mulai bergeliat dan itu bisa dilihat angka PMI Indonesia pada Mei 2021 yang menembus level 55,3," tuturnya. (rig)

Topik : bps, neraca perdagangan, ekspor, impor, indikator ekonomi, pemulihan ekonomi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Penguatan Pemeriksaan dan Penagihan Pajak Jadi Topik Terpopuler

Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:15 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

KY Sebut Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tidak Lolos Seleksi

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:07 WIB
DDTC TAX AUDIT & TAX DISPUTE WEBINAR SERIES

Solusi Bila Data Pembanding Transfer Pricing Saat Pandemi Kurang

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:00 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR I

Aplikasi Buat Mekanisme Kerja DJP dalam Awasi WP Makin Sempurna

berita pilihan

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:39 WIB
DDTC NEWSLETTER

BKP Strategis yang Tidak Dipungut PPN, Download Aturannya di Sini

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT

SPT Pajak Donald Trump Bakal Dibuka

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II

Kantor Baru KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Diresmikan

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021, Ini Penjelasan Jokowi

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Penuhi Kebutuhan Hakim Agung Khusus Pajak, KY Siapkan Dua Solusi

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:35 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG

Hanya Bulan Ini, Pemutihan Denda Pajak Digelar

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:30 WIB
KOREA SELATAN

Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:17 WIB
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Lantik Inspektur Jenderal yang Baru, Sri Mulyani Minta Ini

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:50 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Ini Penyebab Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tak Lolos Seleksi

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perluasan Cakupan OECD Pilar 1 Berdampak Terhadap PTE? Ini Kata DJP