Fokus
Data & Alat
Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 27 OKTOBER 2021 - 2 NOVEMBER 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Per Mei 2021, Neraca Dagang Indonesia Kembali Cetak Surplus

A+
A-
0
A+
A-
0
Per Mei 2021, Neraca Dagang Indonesia Kembali Cetak Surplus

Ilustrasi. Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/4/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$2,36 miliar pada Mei 2021, sekaligus menjadi surplus tertinggi dalam tahun berjalan ini.

"Selama 13 bulan secara beruntun, neraca perdagangan Indonesia keluar hasil membukukan surplus. Performanya sangat bagus sekali," kata Kepala BPS Suhariyanto melalui konferensi video, Selasa (15/6/2021).

Pada Mei 2021, nilai ekspor tercatat US$16,60 miliar atau naik 59% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun kinerja ekspor sepanjang Januari-Mei 2021 mencapai US$83,99 miliar, naik 31% dari periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Meski Tumbuh, Setoran Pajak Sektor Manufaktur Masih Tertekan Insentif

Ekspor migas pada Mei 2021 tercatat hanya US$936,6 juta, sedangkan nonmigas mencapai US$15,66 miliar. Khusus pada ekspor nonmigas, terjadi kenaikan hingga 58,30% dibandingkan dengan kinerja ekspor pada Mei 2020.

"Kenaikan nilai ekspor pada Mei 2021 secara year-on-year mengalami kenaikan yang impresif," ujar Suhariyanto.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari hingga Mei 2021 yakni China senilai US$3,47 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,70 miliar dan Jepang US$1,10 miliar.

Baca Juga: Tidak Cukup Pulih, UMKM Juga Harus Segera Naik Kelas

Sementara itu, nilai impor pada Mei 2021 tercatat US$14,23 miliar atau naik 69% dari periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah itu, impor migas menyumbang US$2,06 miliar dan impor nonmigas menyumbang US$12,17 miliar.

Berdasarkan data BPS, negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga Mei 2021 di antaranya China senilai US$20,56 miliar, diikuti Jepang US$5,28 miliar, serta Korea Selatan US$3,71 miliar.

Menurut golongan penggunaan barang, Suhariyanto menyebut terjadi kenaikan nilai impor pada Januari hingga Mei 2021 terhadap periode yang sama 2020, yakni pada barang konsumsi 23,97%, bahan baku/penolong 24,14%, serta barang modal 15,13%.

Baca Juga: Pacu Investasi Asing, Insentif Pajak Terbaru Siap Meluncur Tahun Depan

"Yang tertinggi [kenaikannya] adalah impor bahan baku atau penolong, di mana 24,14%, menandakan bahwa manufaktur di Indonesia mulai bergeliat dan itu bisa dilihat angka PMI Indonesia pada Mei 2021 yang menembus level 55,3," tuturnya. (rig)

Topik : bps, neraca perdagangan, ekspor, impor, indikator ekonomi, pemulihan ekonomi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Pemerintah Didesak Hapus Skema Pink Tax, Diskriminasi bagi Perempuan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:45 WIB
AMERIKA SERIKAT

Demokrat Usulkan Pajak Atas 'Unrealized Gains' Para Miliarder

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Insentif Pajak Laris Manis, Suahasil: Akan Ada Pergeseran Anggaran

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Begini Perincian Kegiatan Pengawasan Pembayaran Masa Wajib Pajak

berita pilihan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KINERJA FISKAL

Meski Tumbuh, Setoran Pajak Sektor Manufaktur Masih Tertekan Insentif

Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:30 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Tidak Cukup Pulih, UMKM Juga Harus Segera Naik Kelas

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:35 WIB
EDUKASI PAJAK

Giliran Uika yang Teken Kerja Sama Pendidikan dengan DDTC

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Omzet Hingga Rp500 Juta Bebas Pajak, Kemenkeu: Untuk Ciptakan Keadilan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:00 WIB
CONTAXTUAL

Apa Itu Pajak Pertambahan Nilai atau PPN? Simak Video Penjelasannya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Ini Jabatan di Ditjen Pajak yang Wajib Sampaikan LHKPN ke KPK

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Ada Segmentasi Pengawasan, AR KPP Pratama Fokus pada Wajib Pajak Ini