Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Per 2 April, Realokasi APBD untuk Tangani Corona Tembus Rp55 Triliun

A+
A-
5
A+
A-
5
Per 2 April, Realokasi APBD untuk Tangani Corona Tembus Rp55 Triliun

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews—Kementerian Dalam Negeri mencatat anggaran pemerintah daerah yang telah direalokasi untuk mempercepat penanganan virus Corona atau Covid-19 mencapai Rp55 triliun.

Plt Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto mengatakan per 12 April 2020 sudah ada 93,7% daerah yang sudah realokasi APBD. Namun, ia tidak memerinci daerah yang melaksanakan instruksi presiden itu.

“Total sudah sekitar Rp55 triliun yang dianggarkan oleh provinsi, kabupaten, dan kota untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan bantuan bagi masyarakat yang secara ekonomi terdampak,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2020).

Baca Juga: Kemenkeu Minta Kepala Desa Salurkan BLT Sebelum Hari Raya Idulfitri

Untuk diketahui,m Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Instruksi Presiden No. 4/2020 yang memerintahkan pemerintah untuk refocusing dan realokasi anggaran dalam percepatan penanganan Corona.

Presiden ingin penanganan virus Corona tak hanya berasal pemerintah pusat, melainkan juga pemerintah daerah agar efeknya segera terasa.

Hasil refocusing dan realokasi APBD akan digunakan untuk penanganan dampak ekonomi, terutama menjaga dunia usaha daerah masing-masing tetap hidup, serta penyediaan jaring pengamanan sosial (social safety net).

Baca Juga: Kemenkeu Ingatkan Akuntan Publik Soal Perpanjangan Izin

Realokasi APBD dilakukan melalui optimalisasi penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) dan berpedoman pada Permendagri No. 20/2020 tentang Percepatan Penanganan Virus Corona di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Selain anggaran, Kemendagri juga meminta kepala daerah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Hal itu diatur dalam Instruksi Mendagri No. 1/2020.

“Bagi yang terlanjur mudik agar melakukan isolasi mandiri dan melaksanakan protokol kesehatan,” tutur Ardian.

Baca Juga: Sumbangan untuk Pengembangan Vaksin Bakal Jadi Pengurang Pajak

Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar menambahkan pemerintah terus memantau data refocusing dan realokasi APBD. Menurutnya Kemendagri akan aktif membimbing pemda yang kesulitan merealokasi APBD.

Namun demikian, pemda provinsi juga diminta untuk lebih aktif memberikan bimbingan kepada pemda kabupaten/kota agar proses refocusing dan realokasi anggaran dapat segera rampung.

“Beberapa daerah masih melakukan perhitungan, dan jumlah realokasi terus bertambah," ujar Bahtiar. (rig)

Baca Juga: Apindo Usulkan Threshold PKP Diturunkan Bertahap

Topik : efek virus corona, apbd, realokasi anggaran, pemerintah daerah, presiden jokowi, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 04 Mei 2021 | 20:00 WIB
KOREA SELATAN
Selasa, 04 Mei 2021 | 18:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 04 Mei 2021 | 14:36 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
berita pilihan
Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:40 WIB
KEBIJAKAN MONETER
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:30 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:10 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:57 WIB
VAKSIN COVID-19
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:00 WIB
THAILAND
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:40 WIB
PP 64/2021
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:33 WIB
KABUPATEN SIMALUNGUN
Jum'at, 07 Mei 2021 | 08:28 WIB
BERITA PAJAK HARI INI