Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Panen Untung, Setoran Pajak Amazon Dianggap Tak Sebanding

A+
A-
0
A+
A-
0
Panen Untung, Setoran Pajak Amazon Dianggap Tak Sebanding

Ilustrasi. (sumber: amazon.com)

LONDON, DDTCNews - Perusahaan belanja online, Amazon, merilis jumlah setoran pajak kepada Pemerintah Inggris tahun 2020 lalu.

Amazon mengungkapkan jumlah pembayaran pajak langsung pada tahun lalu mencapai £492 juta. Angka tersebut meningkat dari setoran pajak langsung pada 2019 yang senilai £293 juta.

"Kami bangga dengan kontribusi signifikan yang kami buat untuk ekonomi Inggris," tulis rilis perusahaan dikutip pada Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Selanjutnya, setoran pajak tidak langsung perusahaan digital asal AS itu sejumlah £1,06 miliar. Angka tersebut naik dari nilai pembayaran pajak tidak langsung pada 2019 senilai £854 juta.

Pada tahun lalu Amazon mencetak penjualan senilai £20,63 miliar atau naik 50% dibandingkan kinerja fiskal 2019. Secara total nilai pembayaran pajak Amazon kepada pemerintah Inggris pada 2020 mencapai £1,55 miliar atau naik dari setoran 2019 sejumlah £1,15 miliar.

"Ke depan kami tahu Inggris tetap penuh peluang dan kami bersemangat untuk terus berinvestasi, menciptakan lapangan kerja, dan berdampak positif bagi komunitas di seluruh negeri," ungkapnya.

Baca Juga: Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Sementara itu, Mick Rix dari serikat pekerja Amazon mengungkapkan rilis perusahaan untuk kontribusi pajak sebagai aksi korporasi yang tidak terhormat. Dia menyatakan perusahaan seharusnya membayar pajak lebih besar karena mendapatkan banyak keuntungan akibat pandemi.

Menurutnya, pembayaran pajak perusahaan Amazon tahun lalu hanya naik £3,8 juta dibandingkan setoran pada 2019. Hal tersebut berbanding terbalik dengan peningkatan penjualan yang senilai £1,89 miliar. Perusahaan menggunakan dalih melakukan investasi infrastruktur di Inggris sehingga pembayaran pajak perusahaan tidak naik signifikan.

"Pemerintah harus menguasai perusahaan ini dan memastikan para pemenang selama pandemi harus membayar lebih," ungkapnya seperti dilansir BBC. (sap)

Baca Juga: Jangan Gampang Tergiur Penawaran Aset Kripto, Investor Perlu Tahu Ini

Topik : Amazon, pajak digital, Inggris, pajak e-commerce, AS

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 06 Desember 2021 | 10:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Digitalisasi Transaksi Pajak di Daerah Terus Bertambah, Ini Rinciannya

Senin, 06 Desember 2021 | 09:19 WIB
JERSEY

Cegah Peredaran Gelap, Jualan Ganja Kini Dipungut Pajak 20%

Minggu, 05 Desember 2021 | 15:00 WIB
TAIWAN

Nilai Denda Bagi Pelaku Pengelakan Pajak Dinaikkan

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 19:00 WIB
MALAYSIA

Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Senin, 06 Desember 2021 | 18:00 WIB
PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

Jangan Gampang Tergiur Penawaran Aset Kripto, Investor Perlu Tahu Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 17:21 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Target Presidensi G-20 Indonesia: Proposal Pilar 1 Diteken Juli 2022

Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI

Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

Senin, 06 Desember 2021 | 16:37 WIB
KPP PRATAMA KUBU RAYA

Telusuri Aset WP yang Tunggak Pajak, DJP Gandeng Pemda

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim