Berita
Jum'at, 27 November 2020 | 15:38 WIB
KEPABEANAN
Jum'at, 27 November 2020 | 15:03 WIB
PENGADILAN PAJAK
Jum'at, 27 November 2020 | 14:27 WIB
PEGAWAI NEGERI SIPIL
Jum'at, 27 November 2020 | 14:15 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Rabu, 11 November 2020 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 26 November 2020 | 16:36 WIB
PROFIL PERPAJAKAN GRENADA
Kamis, 26 November 2020 | 13:48 WIB
BEA METERAI (3)
Rabu, 25 November 2020 | 17:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 25 November 2020 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Rabu, 11 November 2020 | 13:47 WIB
STATISTIK DESENTRALISASI FISKAL
Komunitas
Jum'at, 27 November 2020 | 10:08 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 26 November 2020 | 16:55 WIB
STIE PUTRA BANGSA
Kamis, 26 November 2020 | 10:47 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 25 November 2020 | 14:08 WIB
PODTAX
Reportase
Glosarium

KSSK: Indikator Sistem Keuangan dalam Kondisi Normal

A+
A-
1
A+
A-
1
KSSK: Indikator Sistem Keuangan dalam Kondisi Normal

Ketua KSSK sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi video, Selasa (27/10/2020). (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan indikator stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal III/2020 masih dalam kondisi normal.

Ketua KSSK sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan stabilitas sistem keuangan kuartal III/2020 tetap terjaga sehingga dapat menopang proses pemulihan ekonomi yang berangsur membaik. KSSK akan terus memperkuat sinergi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.

"Indikator stabilitas sistem keuangan tetap berada pada kondisi normal di tengah masih tingginya ketidakpastian sebagai dampak dari pandemi Covid-19," katanya melalui konferensi video, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Kata Pengusaha, Ini Kunci Pulihkan Ekonomi

KSSK, sambung Sri Mulyani, menilai aktivitas ekonomi pada kuartal III/2020 pada tataran global telah mulai menunjukkan pemulihan seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di beberapa negara.

Salah satu tandanya, International Monetary Fund (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 dari -5,2% pada Juni menjadi -4,4%. IMF memandang telah ada tren pemulihan ekonomi di sejumlah negara, terutama China.

Sementara dari sisi domestik, Sri Mulyani juga menilai telah ada perbaikan aktivitas ekonomi. Dia meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 akan lebih baik ketimbang kuartal sebelumnya yang terkontraksi -5,3% lantaran meningkatnya serapan stimulus pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Baca Juga: RUU Pajak atas Kekayaan Mulai Dibahas Senat

"Dengan langkah pelaksanaan PEN ini, kami melihat konsumsi rumah tangga sudah mulai menunjukkan perbaikan," ujarnya.

Perbaikan juga terlihat dari kinerja ekspor, terutama pada beberapa komoditas seperti besi dan baja, pulp dan waste paper, serta serta tekstil dan produk tekstil. Berbagai proyek infrastruktur juga mulai berjalan kembali, terutama yang masuk dalam proyek strategis nasional.

Sri Mulyani menambahkan KSSK akan terus mendukung proses pemulihan ekonomi dengan memobilisasi seluruh instrumen kebijakan dan aspek regulasinya secara bersama-sama. Koordinasi kebijakan anggota KSSK akan diarahkan untuk dorong pertumbuhan kredit perbankan, baik dari sisi penawaran maupun dari sisi permintaan, dengan tetap terus menjaga stabilitas sistem keuangan.

Baca Juga: Sri Mulyani Terbitkan PMK Baru Soal Fasilitas Fiskal Proyek KPBU

"Dari sisi fiskal, pelaksanaan anggaran hingga akhir tahun akan terus dimaksimalkan sebagai instrumen penting dalam rangka dorong dan pulihkan ekonomi," imbuhnya. (kaw)

Topik : KSSK, perekonomian Indonesia, Sri Mulyani, virus Corona, PDB, pasar keuangan
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 18 November 2020 | 16:31 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 18 November 2020 | 15:34 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 18 November 2020 | 14:31 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 18 November 2020 | 11:46 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
berita pilihan
Jum'at, 27 November 2020 | 15:38 WIB
KEPABEANAN
Jum'at, 27 November 2020 | 15:03 WIB
PENGADILAN PAJAK
Jum'at, 27 November 2020 | 14:27 WIB
PEGAWAI NEGERI SIPIL
Jum'at, 27 November 2020 | 14:15 WIB
UU CIPTA KERJA
Jum'at, 27 November 2020 | 14:02 WIB
PENDAPATAN ASLI DAERAH
Jum'at, 27 November 2020 | 13:32 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 27 November 2020 | 13:30 WIB
PMK 188/2020
Jum'at, 27 November 2020 | 13:05 WIB
UU CIPTA KERJA
Jum'at, 27 November 2020 | 12:45 WIB
FILIPINA
Jum'at, 27 November 2020 | 12:15 WIB
PERPRES 109/2020