PEREKONOMIAN INDONESIA

Purbaya Beberkan 3 Tantangan Besar yang Pengaruhi Ekonomi RI

Aurora K. M. Simanjuntak
Kamis, 18 Desember 2025 | 08.30 WIB
Purbaya Beberkan 3 Tantangan Besar yang Pengaruhi Ekonomi RI
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sedikitnya ada 3 tantangan besar yang sedang dihadapi dan berpotensi memengaruhi perekonomian Indonesia.

Purbaya menyebutkan tantangan ini berasal dari internal dan eksternal. Tantangan yang dimaksud meliputi iklim investasi, keselarasan kebijakan fiskal dan moneter, serta ketidakpastian global.

"Tiga tantangan besar ada iklim investasi, karena banyak sektor yang terlibat di situ. Kemudian, sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter, dan [ketidakpastian] global," ujarnya, dikutip pada Kamis (18/12/2025).

Purbaya mengaku cukup menantang untuk mengatasi 3 perihal di atas agar tidak berdampak negatif terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, prioritas utama ke depan adalah menjaga permintaan dalam negeri.

Dia berpandangan perekonomian Indonesia masih bergantung pada permintaan dalam negeri. Oleh karena itu, pasar domestik perlu dijaga sehingga pemerintah tidak kelimpungan meski di tengah gejolak ekonomi global.

"Domestic demand kita menyumbang 90% dari perekonomian. Sementara faktor global tidak bisa saya kendalikan dan setiap tahun selalu ada ketidakpastian dunia. Lebih baik kita fokus untuk 90% tadi, kita pastikan tumbuh dengan baik, caranya kebijakan-kebijakan yang menjaga domestic demand dijaga betul," papar Menkeu.

Purbaya meyakini konsumsi dalam negeri merupakan motor pertumbuhan ekonomi yang perlu dijaga. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga pasar dan konsumsi domestik ialah memberantas impor produk ilegal.

Sebab, masuknya barang-barang murah ke pasar dalam negeri telah menyebabkan daya saing pelaku usaha lokal anjlok. Di samping itu, dia juga berjanji akan menerbitkan kebijakan fiskal yang bertujuan mendorong pertumbuhan sektor swasta, supaya menjadi motor penggerak perekonomian.

"Saya jaga pasar yang 90% tadi jangan sampai dikuasai oleh barang-barang asing yang ilegal masuk ke sini. Jadi kita pastikan nanti pasar kita sebagian besar dikuasai oleh pemain-pemain dalam negeri," klaim Purbaya. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.