Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Kementerian Investasi Sebut OSS Berbasis Risiko Sudah Jalan 83%

A+
A-
0
A+
A-
0
Kementerian Investasi Sebut OSS Berbasis Risiko Sudah Jalan 83%

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih akan terus melakukan pengembangan terhadap Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan masih terdapat beberapa aspek dalam sistem OSS yang masih perlu disesuaikan oleh Kementerian Investasi/BKPM bersama pengembang agar sistem perizinan OSS lebih mudah digunakan.

"Setelah kami tes, Insyaallah keberhasilan sistem ini sudah 83%, sedangkan 17% masih dilakukan penyesuaian," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Investasi Masuk ke Daerah, Jokowi Minta Polri Beri Pengawalan

Sebagaimana yang sempat disampaikan sebelumnya, terdapat aspek-aspek mengenai tata ruang dan perizinan di daerah terpencil dengan jaringan listrik dan internet yang masih perlu disempurnakan oleh Kementerian Investasi/BKPM.

Untuk daerah yang aliran listriknya masih belum 24 jam, perizinan akan diurus ketika daerah tersebut mendapatkan aliran listrik. Untuk daerah yang terkendala dari sisi akses listrik sekaligus internet, pemerintah masih mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Terlepas dari permasalahan tersebut, OSS tercatat telah menerbitkan 17.665 nomor induk berusaha (NIB) terhitung sejak tanggal 4 Agustus 2021 hingga 10 Agustus 2021 pada pukul 12.00.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Perbaikan UU Cipta Kerja Rampung Awal 2022

Sepanjang suatu kegiatan usaha dikategorikan sebagai kegiatan berisiko rendah, pelaku usaha dan utamanya usaha mikro dan kecil hanya cukup memperoleh NIB untuk menjalankan usahanya.

NIB dapat langsung diperoleh UMK melalui OSS tanpa dipungut biaya sepeserpun. Sebagaimana diatur pada Pasal 12 Peraturan Pemerintah (PP) 5/2021, suatu usaha, termasuk usaha berisiko rendah, hanya membutuhkan NIB sebagai legalitas dalam melaksanakan usahanya.

Bagi UKM, NIB juga dipersamakan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sekaligus pernyataan jaminan halal atas produk yang diusahakan. (rig)

Baca Juga: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Berpotensi Tekan Kinerja Investasi 2022

Topik : Online Single Submission, OSS, OSS Berbasis Risiko, investasi, perizinan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 04 November 2021 | 14:19 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI

PP Baru, Jokowi Suntik Lagi Modal LPI Rp60 Triliun

Senin, 01 November 2021 | 15:39 WIB
SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA

Tawarkan Sukuk Tabungan ST008, Kemenkeu: Pajak Rendah dan Zero Risk

Senin, 01 November 2021 | 12:30 WIB
INVESTASI ASING

Kemenkeu Sebut COP26 Tingkatkan Peluang Investasi Hijau ke Indonesia

Senin, 01 November 2021 | 11:35 WIB
SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA

Pemerintah Tawarkan Sukuk Tabungan ST008 dengan Kupon 4,8%, Tertarik?

berita pilihan

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB
PAKISTAN

Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:26 WIB
PMK 171/2021

PMK Baru, Sri Mulyani Atur Pelaksanaan Sistem SAKTI

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyusunan Aturan Pelaksana UU HPP Dikebut, DJP: PPS Paling Urgen

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:24 WIB
KPP PRATAMA BEKASI BARAT

Tunggakan Rp701 Juta Tak Dilunasi, Rekening Wajib Pajak Disita DJP

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajaki Orang Kaya, DJP Perlu Antisipasi Passive Income

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:39 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Sudah Ada Kantor Pajak yang Catatkan Penerimaan Lebih dari 100%

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:30 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Kencangkan Pengawasan, Petugas Pajak Aktif Kunjungan Sampaikan SP2DK