Berita
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Review
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:09 WIB
ALI SADIKIN:
Senin, 10 Agustus 2020 | 17:29 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Ditopang PPh, Realisasi Penerimaan Pajak Tumbuh 12%

A+
A-
3
A+
A-
3
Ditopang PPh, Realisasi Penerimaan Pajak Tumbuh 12%

Ilustrasi. (DDTCNews)

PHNOM PENH, DDTCNews—Otoritas pajak Kamboja (The General Department of Taxation/GDT) mencatat penerimaan pajak pada semester I/2020 mencapai US$1,68 miliar atau setara dengan Rp24,32 triliun.

Dalam keterangan resminya, GDT menyebut penerimaan pajak paruh pertama tahun ini naik 12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$1,42 miliar. Realisasi tersebut juga setara 59,09% dari target penerimaan pajak 2020 sebesar US$2,88 miliar.

"Dua sumber utama penerimaan pajak mengalami pertumbuhan signifikan selama periode tersebut," sebut GDT, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Belum Kelar Bahas Pajak Digital OECD, PBB Malah Ajukan Proposal Baru

Jenis pajak yang menjadi penopang utama penerimaan di Kamboja antara lain setoran PPN yang tumbuh 4,83% menjadi US$339,4 juta dan pajak penghasilan (PPh) yang naik 23,03% menjadi US$664,1 juta.

Direktur Jenderal GDT Kong Vibol mengatakan departemennya akan terus menerapkan kebijakan reformasi pajak secara ketat dan efektif agar penerimaan pajak tahun ini dapat tercapai.

Menurutnya, GDT juga akan memperkenalkan langkah-langkah utama seperti memperkuat manajemen pembayaran pajak, memperkuat implementasi manajemen dan kontrol, serta menguatkan sistem e-filing.

Baca Juga: Prosedur Pengajuan dan Penelitian Insentif Restitusi PPN Pendahuluan

Selain itu, GDT akan meningkatkan upaya pengumpulan pajak, memperkuat audit, serta meningkatkan penerimaan pajak properti, pajak tanah menganggur, dan pajak jalan untuk tahun ini.

“Kami juga akan memberikan perhatian khusus pada wajib pajak perusahaan yang meminta menangguhkan sementara demi melanjutkan kegiatan bisnis mereka,” jelas Vibol.

Sementara itu, Ekonom Royal Academy of Cambodia Hong Vanak menilai realisasi setoran pajak tersebut terbilang cukup memuaskan, meski pada saat bersamaan terdapat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Baca Juga: Imbas Ledakan di Beirut, Pengusaha Restoran Tidak Bayar PPN

Menurutnya, penerimaan pajak yang positif tersebut didorong meningkatnya kepatuhan wajib pajak, kegiatan ekspor-impor yang kuat, peningkatan konsumsi domestik dan manajemen dan diversifikasi yang lebih baik dalam sistem pajak.

"Perpajakan memainkan peran penting dalam meningkatkan pendapatan untuk menyuntikkan ekonomi nasional. Pertumbuhan pendapatan adalah tanda yang menggembirakan bagi perekonomian Kamboja,” ujarnya.

Meski begitu, Vanak mencatat upaya efisiensi penerimaan pajak selama beberapa tahun terakhir ini masih belum akurat dan transparan, terutama terkait dengan pajak properti. Dia meyakini bila hal tersebut diperbaiki, realisasi penerimaan pajak akan lebih besar.

Baca Juga: Selangkah Lagi Negara Ini Punya UU Pajak Layanan Digital

Dilansir dari Phnompenhpost, GDT mencatat penerimaan pajak sebesar US$2,81 miliar pada 2019, atau 123,2% dari target US$2,28 miliar. Realisasi penerimaan tersebut tumbuh 28,28% ketimbang tahun sebelumnya sebesar US$2,19 miliar. (rig)

Topik : kamboja, realisasi penerimaan pajak, pajak penghasilan, PPN, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 07:00 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN
Kamis, 06 Agustus 2020 | 13:56 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:26 WIB
PMK 89/2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:45 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:45 WIB
KORPORASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:07 WIB
KABUPATEN TEMANGGUNG
Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PRANCIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:48 WIB
BANTUAN LANGSUNG TUNAI