Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Di Tengah Pandemi, Provinsi Ini Nekat Naikkan Target Pajak 20%

A+
A-
0
A+
A-
0
Di Tengah Pandemi, Provinsi Ini Nekat Naikkan Target Pajak 20%

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merapikan masker di wajahnya disela-sela menyerahkan bantuan pada perwakilan warga Jawa Timur di Jakarta, Sabtu (22/8/2020). Pemprov Jawa Timur memasang target setoran pajak daerah yang meningkat pada masa pandemi Covid-19 tahun ini. Target pajak daerah naik 20,4% dari Rp10,2 triliun dalam APBD murni menjadi Rp12,3 triliun dalam APBD Perubahan 2020.(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)

 

SURABAYA, DDTCNews - Pemprov Jawa Timur memasang target setoran pajak daerah yang meningkat pada masa pandemi Covid-19 tahun ini. Target pajak daerah naik 20,4% dari Rp10,2 triliun dalam APBD murni menjadi Rp12,3 triliun dalam APBD Perubahan 2020.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimistis target pajak daerah yang meningkat dapat dipenuhi meskipun pada masa pandemi Covid-19. Menurutnya, kebijakan relaksasi pajak membuat masyarakat lebih patuh membayar pajak sehingga mengerek realisasi penerimaan pajak daerah.

"Sejak April lalu, Pemprov Jatim sudah memberikan keringanan pembayaran pajak dengan pembebasan sanksi," katanya di Surabaya, seperti dikutip Senin (7/9/2020).

Baca Juga: Tekan Kecurangan, Daerah Ini Pasang Tapping Box di 50 Tempat Usaha

Khofifah meyakini kebijakan relaksasi dan insentif pajak daerah telah meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak. Selain itu, kebijakan insentif pajak daerah juga diperpanjang pemprov sampai dengan November 2020 juga berpotensi terus meningkatkan setoran pajak ke kas pemprov.

Dia menjabarkan kenaikan pajak daerah bersumber dari setoran pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Untuk target PKB naik dari Rp4,3 triliun menjadi Rp5,6 triliun atau ada tambahan target setoran sebesar Rp1,3 triliun.

Kemudian target BBNKB naik dari Rp2,1 triliun dalam APBD murni menjadi Rp2,55 triliun atau naik Rp450 miliar. Khofifah menyebutkan kedua jenis pajak tersebut menjadi andalan penerimaan pemprov dan paling banyak diminati wajib pajak saat diberikan relaksasi seperti tahun ini.

Baca Juga: Hingga Juli, Pajak Daerah Berbasis Konsumsi Catatkan Kinerja Positif

"Stimulus keringanan pajak telah berhasil menggairahkan penerimaan pajak di semester I. Maka di semester II ini, antusiasme masyarakat dalam membayar pajak dengan memanfaatkan pemutihan diharapkan juga terus meningkat," ujarnya.

Selain itu, pajak rokok juga naik sekitar Rp350 miliar dari target awal yang sebesar Rp1,9 triliun. Dengan demikian target pajak rokok di Jatim pada tahun ini diproyeksikan Rp2,25 triliun. Sementara itu, target pajak bahan bakar kendaraan bermotor tidak berubah dari target awal Rp1,95 triliun.

Sedangkan target pajak daerah yang turun berlaku untuk pajak air permukaan yang dipangkas Rp3 miliar dari target awal Rp30 miliar menjadi Rp27 miliar.

Baca Juga: Restoran yang Tak Jujur Lapor Omzet Diperiksa, Siap-Siap Kena Denda

Tidak ada kenaikan pajak untuk rokok dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor karena berkaitan dengan pola konsumsi masyarakat yang turun pada tahun ini karena pandemi dan penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Peningkatan penerimaan pajak daerah ini akan menjadi energi yang luar biasa untuk percepatan pembangunan di Jatim. Kami akan tetap optimis bersama masyarakat Jatim yang semakin tinggi kesadarannya terhadap kewajiban membayar pajak," imbuh Khofifah dilansir klikjatim.com. (Bsi)

Baca Juga: Peta PBB Bisa Diakses di Aplikasi 'Jakarta Satu', Ada ID Objek Pajak
Topik : Jawa timur, pajak daerah, target pajak 2020

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:30 WIB
PROVINSI BALI

Target Penerimaan Pajak Dinaikkan, Pemprov Imbau WP Ikut Pemutihan

Kamis, 04 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KOTA MEDAN

Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah, Pemkot Ini Bentuk Tim Khusus

Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:30 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Sebelum Jatuh Tempo, WP Disarankan Manfaatkan Pemutihan Denda PBB

Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:30 WIB
PROVINSI JAWA BARAT

Kepatuhan Rendah, Ridwan Kamil Imbau Warga Bayar Pajak Kendaraan

berita pilihan

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Anda Cuan Banyak Tahun Ini? Ingat, Angsuran PPh 25 Bisa Dinaikkan DJP

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PMK 112/2022

NIK Jadi NPWP, Bayi Lahir Sudah Menanggung Pajak? Simak Penjelasan DJP

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:45 WIB
PER-11/PJ/2022

Aturan Baru Faktur Pajak di PER-11/PJ/2022, Ini Poin-Poin Perubahannya

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PER-11/PJ/2022

Ada PER-11/PJ/2022, Simak Contoh Pencantuman Alamat PKP Pembeli

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KINERJA FISKAL

Posisi Utang Pemerintah Hingga Juli 2022 Capai Rp7.163,12 Triliun

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:00 WIB
KOTA SALATIGA

Tekan Kecurangan, Daerah Ini Pasang Tapping Box di 50 Tempat Usaha

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Mengenal Dwelling Time

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Hingga Juli, Pajak Daerah Berbasis Konsumsi Catatkan Kinerja Positif

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:01 WIB
PER-11/PJ/2022

Aturan Soal Faktur Pajak Direvisi, Ketentuan Alamat PKP Pembeli Diubah

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Pencucian Uang, Ditjen Pajak Sita 6 Aset Milik Tersangka